Tribun

Cerita Penghuni Indekost Selamat dari Maut Dalam Kebakaran yang Menewaskan 6 Orang di Tambora

Kebakaran melanda sebuah rumah indekost berlantai empat di Tambora, Jakarta Barat dan menewaskan enam orang.

Editor: Adi Suhendi
zoom-in Cerita Penghuni Indekost Selamat dari Maut Dalam Kebakaran yang Menewaskan 6 Orang di Tambora
Warta Kota/Henry Lopulalan
Situasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran bangunan yang dipakai sebagai tempat kost di Jalan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu(17/8/2022). 6 orang tewas kebakaran yang terjadi pada pukul 07.00. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebakaran melanda sebuah rumah indekost berlantai empat di Jalan Duri Selatan I, RT 006 RW 002, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022).

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.46 WIB menyebabkan 6 orang meninggal dunia dan 2 orang luka-luka.

"Awalnya ada 2 korban yang berhasil menyelamatkan diri. Ternyata katanya ada beberapa orang lagi yang di dalam," kata Kasi Ops Damkar Jakarta Barat, Syarifudin.

Syarifudin melanjutkan keenam korban yang terjebak kebakaran itu ialah penghuni rumah indekost.

Mereka diduga terjebak lantaran masih terlelap saat kejadian.

Baca juga: Polres Metro Jakarta Barat Selidiki Kebakaran Maut di Indekos Tambora

"Jadi di dalam kosan itu ada 28 orang. Enam orang meninggal sudah dievakuasi ke RS Polri," ucapnya.

Cerita Toni Selamat dari kebakaran

Sementara itu, Toni (30) mengaku dirinya berhasil lolos dari maut dalam peristiwa kebakaran itu setelah menaiki atap lantai empat dan masuk ke dalam lubang sempit.

"Saya melihat ada lubang untuk talang air setinggi 50 cm di atap. Saya naik ke sana," ujarnya.

Beruntung, tubuh Toni terbilang ramping sehingga ia bisa masuk ke lubang berukuran sempit sepanjang sekitar tiga meter tersebut.

Toni masuk ke lubang sempit itu bersama satu penghuni rumah indekost lainnya.

Baca juga: 6 Jenazah Korban Tewas Kebakaran di Tambora Dibawa ke RS Polri Kramat Jati

Namun, sebelum naik ke atas, Toni sempat mendengar teriakan misterius memanggil namanya yang berasal dari bawah.

Teriakan tersebut menyuruhnya untuk turun ke lantai bawah.

"Di bawah itu ada yang teriak. Habis itu suaranya menghilang terus ada lagi. Suara itu memanggil-manggil nama saya untuk turun," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Landa Bangunan Kos di Tambora, 6 Korban Meninggal, 3 Orang Alami Luka Bakar

Toni tak menuruti teriakan itu lantaran suasana di lantai tempatnya tinggal sudah panas dan dipenuhi asap pekat.
Dadanya pun sudah terasa sesak menghirup asap yang mengepul di kamarnya seluas sekitar 3 x 2 meter yang dihuninya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas