Tribun

Polisi Buru Pelaku Eksibisionis pada Lima Siswi SMP di Pasar Minggu 

Polsek Pasar Minggu buru pelaku eksibisionis yang mengeluarkan alat kelaminnya di depan lima orang siswi SMP saat jam pulang sekolah.

Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Polisi Buru Pelaku Eksibisionis pada Lima Siswi SMP di Pasar Minggu 
instagram
Ilustrasi Eksibisionis. Aksi eksibisionis dilakukan seorang pria bersarung di sekitar sekolah kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Polisi melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi eksibisionis dilakukan seorang pria bersarung di sekitar sekolah kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pria bertubuh gempal pelaku eksibisionis tersebut terlihat mengeluarkan alat kelaminnya di depan lima orang siswi SMP saat jam pulang sekolah.

K (13), satu siswi menyebut insiden eksibisionis itu terjadi pada Selasa (6/9/2022) lalu.

Saat itu, mereka tengah duduk di pinggir jalan, tak berapa lama pria tersebut memberhentikan sepeda motornya di belakang mereka.

"Dia kayak ngeliat motor sambil melirik berkali-kali (rombongan). Kemudian dia kayak naikin sarungnya gitu," kata K saat dihubungi, Jumat (9/9/2022).

Tidak lama, pria tersebut langsung mengeluarkan alat kelaminnya dan melakukan masturbasi di depan para korban.

"Aku sama temen malah videoin, soalnya dari awal udah curiga gitu. Kalau misal ada apa-apa, jadi punya bukti gitu," kata K.

Atas kejadian itu, K dan rekan-rekannya sudah melaporkannya ke orangtua dan guru di sekolah tersebut.

Baca juga: Pelaku Pelecehan Terhadap Siswa SMA di Medan Babak Belur Dihajar Warga

Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini belum mendapatkan laporan resmi terkait aksi eksibisionis tersebut.

Meski begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut.

"Belum (ada laporan), tetapi sudah kita selidiki," kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol David Ricardo saat dihubungi.

David mengungkapkan sejumlah saksi sudah diperiksa terkait adanya aksi tersebut.

"Kita sudah bertemu dengan siswa dan guru," jelasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas