Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kendaraan Tak Bisa Lewat Akibat Massa Demo Tolak BBM Padati Kawasan Patung Kuda

Arus lalu lintas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, tak bisa dilalui kendaraan pada Selasa (13/9/2022) sekira pukul 15.14 WIB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kendaraan Tak Bisa Lewat Akibat Massa Demo Tolak BBM Padati Kawasan Patung Kuda
Fersianus Waku
Arus lalu lintas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, tak bisa dilalui kendaraan pada Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Arus lalu lintas di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, tak bisa dilalui kendaraan pada Selasa (13/9/2022) sekira pukul 15.14 WIB.

Hal itu akibat banyaknya massa mahasiswa dan buruh yang menggelar demonstrasi di kawasan Patung Kuda.

Mereka menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM.

Pantauan Tribunnews.com di lokasi, sekira pukul Jalan Budi Kemuliaan menuju Medan Merdeka Selatan tak bisa dilalui imbas banyaknya massa aksi.

Sementara, dari arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Istana Kepresidenan ditutup petugas kepolisian.

Aksi ini juga diikuti Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) di kawasan Patung Kuda.

Adapun 10 tuntutan KASBI, yakni pertama, meminta pemerintah menurunkan harga BBM dan bahan pokok.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua, menolak upah murah dan meminta berlakukan upah yang layak secara nasional.

Ketiga, meminta hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourching. Keempat, meminta tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) hingga union bosting dihentikan.

Baca juga: KASBI Klaim 10 Ribu Massa Ikut Demo Tolak BBM Naik di Patung Kuda Hari Ini

Kelima, meminta melaksanakan hak buruh perempuan dan melindungi buruh migran Indonesia. Keenam, meminta jaminan sosial, bukan asuransi sosial.

Ketujuh, meminta tangkap dan adili serta penjarakan pengusaha nakal. Kedelapan, meminta pendidikan dan kesehatan gratis bagi rakyat.

Kesembilan, tolak privatisasi dan membangun industri nasional. Kesepuluh, adalah Tanah Air kesejahteraan rakyat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas