Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Viral Bajaj Lawan Arah di Tol Jakarta-Tangerang usai Ikuti Google Maps

Andy mengatakan awalnya sopir bajaj masuk dari traffic light Tomang mengarah ke Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang kebetulan tidak ada gerbang tol di san

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Viral Bajaj Lawan Arah di Tol Jakarta-Tangerang usai Ikuti Google Maps
Istimewa
Viral bajaj lawan arah di Tol Jakarta-Tangerang usai mengikuti petunjuk Google Maps, Minggu (3/3/2024).  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan kendaraan bajaj melaju melawan arah di Jalan Tol Jakarta-Tangerang.

Dalam video, aksi sopir bajaj berwarna biru tersebut sempat membuat kepadatan lalu lintas sehingga diabadikan oleh pengguna jalan tol yang lain.

Terkait itu, polisi menyebut jika insiden tersebut terjadi pada Minggu (3/3/2024) sekira pukul 14.00 WIB.

"Alasannya, dia ngikutin Maps dan nggak lihat rambu-rambu, sebelum Tomang itu kan banyak, dia nggak ngelihat katanya," Kainduk PJR Bitung, AKP Andy Pradana dalam keterangannya, Senin (4/3/2024).

Andy mengatakan awalnya sopir bajaj masuk dari traffic light Tomang mengarah ke Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang kebetulan tidak ada gerbang tol di sana.

Adapun alasan sang sopir bajaj melawan arah di tol karena posisi exit tol jauh dari lokasi tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jauh itu harus ke Kebon Jeruk. Jadi dia lawan arah," ujarnya.

Baca juga: Cara Membuat Google Form di Hp, Menambahkan Gambar atau Video ke Pertanyaan serta Jawaban

Setelah itu, Andy mengatakan pihaknya sudah memberikan sanksi teguran kepada sang sopir bajaj.

Dalam hal ini, kepolisian juga kembali berkoordinasi dengan pengelola dan stakeholder terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

"Sudah dilakukan tindakan kepolisian yaitu peneguran. Kita standby kan koordinasi dengan patroli. sekuriti patroli. kita standby di sana di jam-jam sibuk, dengan patroli Jasa Marga," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas