Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wisatawan Tewas Terjebak Macet 8 Jam di Puncak Bogor Punya Asma, Belum Dievakuasi Ambulans

Wisatawan pria inisial J yang tewas terjebak macet 8 jam di Puncak Bogor punya sakit asma dan belum dievakuasi ambulans.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Wisatawan Tewas Terjebak Macet 8 Jam di Puncak Bogor Punya Asma, Belum Dievakuasi Ambulans
Dokumentasi pribadi
Suasana antrean mobil terjebak macet di area Gunung Mas, Puncak, Bogor, Minggu (15/9/2024). Wisatawan pria inisial J yang tewas terjebak macet 8 jam di Puncak Bogor punya sakit asma dan belum dievakuasi ambulans. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wisatawan pria inisial J yang tewas terjebak macet 8 jam di jalur Puncak Bogor pada Minggu (15/9/2024) ternyata punya penyakit asma.

Informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, korban meninggal sekira pukul 21.00 WIB.

"Infonya korban ini punya asma," kata warga disekitar lokasi kejadian.

Hingga kini, almarhum sementara masih disemayamkan di masjid yang berada disekitar lokasi.

"Almarhum disemayamkan di masjid Al Bustam, dekat kantor agro," kata Ani, wisatawan yang berada dilokasi kejadian.

Ia menyebut, ambulans belum bisa mencapai lokasi karena arus lalu lintas di kawasan Puncak Bogor masih macet total.

"Sudah minta ambulans. Lokasi tidak bisa dicapai (ambulans), Jalan Raya depan Gunung Mas tidak bergerak ke arah Jakarta. Di area gunung mas pun macet nggak gerak ngantri mau keluar," terang Ani.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut dia, korban bersama rombongannya terjebak macet sekitar 8 jam.

"Bus yang terdapat korban meninggal juga terjebak di Gunung Mas sejak jam 13.00 WIB," tandasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS 9 Jam Terjebak Kemacetan di Puncak Bogor, Satu Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Korban juga diketahui sempat turun dari bus yang ia tumpangi saat terjebak macet.

"Bapak nya ini (korban) turun dari bus, kemungkinan mau mencari kamar kecil. Bus nya ini masih di parkiran jauh dari pintu gerbang dan kondisi kemacetan sekitar mobil kami," ungkapnya.

Diketahui arus kendaraan di Jalan Raya Puncak masih macet meski sudah diberlakukan one way imbas lonjakan wisatawan libur panjang Maulid Nabi, Minggu (15/9/2024).

Banyak wisatawan yang terjebak kemacetan berjam-jam hingga emosi karena khawatir kehabisan bahan bakar.

Arus kendaraan wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor tinggi di Jalur Alternatif Puncak via Pandansari Ciawi Bogor sampai pada Minggu (15/9/2024) sore.
Arus kendaraan wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor tinggi di Jalur Alternatif Puncak via Pandansari Ciawi Bogor sampai pada Minggu (15/9/2024) sore. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas