Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Terpantau Turun, Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Pagi Ini 50 Cm Status Siaga 4

Tinggi muka air di Bendung Katulampa, Kabupaten Bogor, pagi ini pukul 04.00 WIB terpantau turun menjadi 50 cm, Rabu, 5 Maret 2025.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Choirul Arifin
zoom-in Terpantau Turun, Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Pagi Ini 50 Cm Status Siaga 4
dok. Kompas/Ruby Rachmadina
SIAGA 4 - Pintu Air di Bendung Katulampa, Kabupaten Bogor. Tinggi muka air di Bendung Katulampa, Kabupaten Bogor, pagi ini pukul 04.00 WIB terpantau turun menjadi 50 cm, Rabu, 5 Maret 2025. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah sempat menyentuh hingga 2,2 meter, tinggi muka air di Bendung Katulampa, Kabupaten Bogor, pagi ini pukul 04.00 WIB terpantau turun menjadi 50 cm, Rabu, 5 Maret 2025.

Keterangan petugas di Bendung Katulampa, Subhan Muharam menyatakan, status juga turun dari Siaga 1 ke Siaga 4. Cuaca di sekitar Bendung Katulampa terpantau mendung tipis.

Sementara itu, tinggi muka air di Pintu Intake Kalibaru yang merupakan Saluran Induk Katulampa pagi ini terpantau hanya 30 cm.

Meski status sudah turun ke Siaga 4, warga diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi.

Dilihat dari trennya, tinggi muka air Bendung Katulampa memang berangsur turun dalam 2 hari ini.

Statusnya sempai naik ke Siaga 1 pada Minggu malam dan kemudian turun menjadi SIaga 2 pada Selasa, 4 Maret 2025 dengan tinggi muka air 170 cm pada pukul 23.00 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Pos Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, tinggi muka air Bendung Katulampa ini akan terus mengalami kenaikan jika di kawasan hulu (Puncak) hujan. 

Ia mengimbau warga yang tinggal di bantaran Ciliwung juga Jakarta waspada. “Kemungkinan naik kalau dihulunya hujan seperti kemarin,” ujarnya. 

Air kiriman dari Bendung Katulampa menuju wilayah Jakarta biasanya membutuhkan waktu 9 sampai 12 jam ke depan.

Baca juga: Banjir Masih Kepung 24 Kelurahan di 13 Kecamatan Kabupaten Bekasi, Tanggul Kemang Jebol

Andi menjelaskan, kenaikan tinggi air di Katulampa disebabkan oleh curah hujan yang terus mengguyur kawasan Bogor, terutama di daerah hulu Ciliwung yang terletak di kawasan Puncak, Bogor. Banjir Jakarta dan Bekasi.

Baca juga: Banjir di Pondok Gede Permai dan Villa Jatirasa Bekasi Sudah Seatap Rumah

Di Jakarta sendiri, banjir imbas air kiriman dari Bogor sudah terjadi. Hal tersebut ditambah hujan yang mengguyur daerah tersebut dengan intensitas sedang hingga tinggi, Selasa (4/3/2025) dini hari menjelang waktu sahur.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas