Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menag Nasaruddin Umar: Pembangunan Masjid di PIK Merupakan Miniatur Indonesia

Pembangunan Masjid Al-Ikhlas di kawasan PIK merupakan simbol keberagaman Indonesia yang nyata

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: willy Widianto
Editor: Erik S
zoom-in Menag Nasaruddin Umar: Pembangunan Masjid di PIK Merupakan Miniatur Indonesia
Instagram @nasaruddin_umar
NASARUDDIN UMAR - Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan khutbah Jumat sekaligus memberikan arahan di sela menghadiri prosesi pemancangan perdana Masjid Al-Ikhlas PIK, Riverwalk Island PIK, Tangerang, Banten, Jumat (7/3/2025).  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan Masjid Al-Ikhlas di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang, Banten, bukan hanya soal tempat ibadah, tetapi juga simbol keberagaman Indonesia yang nyata. 


Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kawasan PIK adalah miniatur Indonesia, menggambarkan harmoni dalam kebhinekaan, bukan 'negara dalam negara' seperti yang sempat beredar di media sosial.


"Negara dalam negara itu kan bahasa konotatif. Kalau mau disebut, ini adalah Indonesia kecil. Mayoritas penduduk di sini adalah muslim. Jadi wajar kalau banyak masjidnya. Ini adalah wajah Indonesia," ujar Nasaruddin Umar kepada wartawan usai meresmikan pemancangan perdana pembangunan Masjid Al-Ikhlas PIK di Simpang Empat, Riverwalks PIK, Tangerang, Banten, Jumat (7/3/2025).

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Ungkap 13 Ribu Lebih Calon Jamaah Haji Indonesia Tak Lolos Verifikasi


Menag Nasaruddin tak setuju atas adanya anggapan bahwa PIK cenderung menjurus kepada hal yang negatif serta intoleran. Sebab, menurutnya justru menggambarkan keberagaman atau miniatur Indonesia.


"Nah jangan dibikin terbalik. Maka itu ini suatu pembuktian bahwa di PIK ini adalah bagian dari realitas Indonesia ya kan. Ini adalah Indonesia mini," tuturnya.


Diberitakan sebelumnya, Agung Sedayu Group selaku pengembang kawasan PIK menyatakan turut mendukung pengembangan kawasan ini dengan membangun fasilitas ibadah yang representatif. Selain Masjid Al-Ikhlas, rencananya akan dibangun Masjid Agung Asadiyah PIK dengan kapasitas 5.000 jemaah yang akan menjadi Islamic Center. 


Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pengembangan keterampilan umat Muslim.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak hanya itu, kawasan PIK juga telah melengkapi dirinya dengan Menara Syariah, sebuah pusat bisnis dan keuangan berbasis syariah yang dihiasi dengan Masjid Al-Khairiyah. Sebelumnya, sejumlah masjid juga telah dibangun di PIK, seperti Masjid Al-Hikmah, Masjid An-Nur, dan Masjid Al-Muhajirin.


"Insha Allah, dengan adanya masjid ini, kawasan PIK semakin berkembang menjadi pusat kehidupan beragama dan peradaban," pungkasnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas