Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bentrok Antar-Geng di Bekasi, Serigala Pondok Gede Vs Gank Rawa Bogo Tewaskan Seorang Pemuda

Dua kelompok yang terlibat tawuran itu adalah Serigala Pondok Gede melawan Gank Rawa Bogo. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bentrok Antar-Geng di Bekasi, Serigala Pondok Gede Vs Gank Rawa Bogo Tewaskan Seorang Pemuda
Tangkap Layar
TAWURAN WARGA - Foto aksi tawuran warga di Jakarta. Terbaru, tiga pelaku tawuran maut di Bekasi yang menewaskan seorang pemuda, ditangkap polisi. 

TRIBUNNEWS.COM,  JAKARTA - Tiga pelaku tawuran maut di Bekasi yang menewaskan seorang pemuda, ditangkap polisi.

Tawuran maut itu sendiri melibatkan dua geng, yakni Serigala Pondok Gede versus Gank Rawa Bogo. 

Tawuran maut yang menewaskan seorang pemuda berinisial FF (23) itu terjadi di  Jalan Raya Kodau, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Seorang pelaku lain kini masih dalam perburuan polisi.

"Sudah ada yang kami tangkap, sat ini masih tiga, sisanya masih dalam pengejaran," kata  Kapolsek Jatiasih, AKP Marganda Siahaan saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).

AKP Marganda Siahaan menyebutkan bahwa tawuran antarkelompok itu mengakibatkan satu orang tewas berinisial FF (23).

Dua kelompok yang terlibat tawuran itu adalah Serigala Pondok Gede melawan Gank Rawa Bogo. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelum tawuran, mereka rupanya sudah sepakat atau berjanji merencanakannya melalui media sosial (Medsos) instagram. 

"Jadi awalnya itu, kronologinya anatara grup Serigala Pondok Gede lawan Gank Rawa Bogo Jatimekar, mereka saling undangan di instagram," tegasnya.

AKP Marganda Siahaan menjelaskan usai sepakat melakukan tawuran, kedua kelompok bertemu di lokasi kejadian sekira pukul 03.30 WIB. 

Kemudian tawuran pecah hingga membuat FF tewas sebelum mendapatkan perawatan medis. 

"Setelah setuju (tawuran), jam 03.40 WIB pagi tadi langsung ke TKP, korbannya atas nama FF," jelasnya.

AKP Marganda Siahaan menuturkan FF tewas usai mengalami luka bacokan di perut, kening bagian kanan dan luka bacok di kedua kakinya. 

Usai kejadian, keluarga FF telah membuat laporan ke Polres Metro Bekasi Kota. 

Sementara jasad FF dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan otopsi.

"Kami sudah dorong untuk dilakukan otopsi di rumah sakit polri, jadi untuk keluarganya membuat laporan di polres bekasi kota," tuturnya.

Sumber: Tribun Bekasi

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas