Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Faktanya DKI Jakarta Punya 30.000 Simpang Jalan, Dishub Atur Pakai AI

Jakarta memiliki 30.000 simpang jalan. Di mana setidaknya 900 simpang masuk ke skala pengaturan prioritas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
zoom-in Faktanya DKI Jakarta Punya 30.000 Simpang Jalan, Dishub Atur Pakai AI
Lita Febriani/Tribunnews.com
WAR TALKS - War Talks Warta Kota "Peta Strategis 5 Abad Jakarta, Menuju Top 50 Global City 2029", Balai Kota Jakarta, Selasa (22/7/2025). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkap, Jakarta memiliki 30.000 simpang jalan. Di mana setidaknya 900 simpang masuk ke skala pengaturan prioritas.

Sedangkan 321 simpang saat ini sudah menggunakan sistem pengaturan lalu lintas otomatisasi. Pengaturan lalu lintasnya dilakukan langsung oleh Dishub melalui ruang kontrol.

Sayangnya, pengaturan semi otomatis tersebut dirasa tidak terlalu adaptif dan tidak responsif. Saat kondisi lalu lintas padat, bisa terjadi kekacauan.

Baca juga: OPPO Reno14 Series, Ikon AI Fotografi untuk Foto dan Video Lebih Terang

"Seperti satu simpang trafiknya padat dengan lampu hijaunya sedikit, sehingga antreannya semakin panjang. Di simpang lainnya, trafiknya sepi, hijaunya panjang. Akhirnya terjadi kekacauan. Kemudian kami menerapkan yang namanya Intelligent Traffic Control System dengan Artificial Intelligence (AI)," jelas Syafrin.

Sistem ini akan secara otomatis melihat kepadatan di setiap simpang jalan. Kemudian sistem akan menghitung secara otomatis.

Jika ada satu simpang yang kepadatannya tinggi, otomatis sistem pada saat itu juga memberikan waktu lampu hijau panjang dan sebaliknya.

Baca juga: Teknologi ADAS Kini Juga Diaplikasikan di Dashcam, Optimalkan AI Cegah Potensi Tabrakan

Dengan teknologi terapan ini mampu memangkas waktu stop and go kendaraan-kendaraan yang ada di jalanan Jakarta hingga memperlancar arus lalu lintas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Akhirnya stop and go kendaraan di seluruh ruas jalan Jakarta itu berkurang drastis. Dengan Intelligent Traffic Control System ini kita minimalisir, bahkan kita hilangkan jumlah stop and go-nya di setiap simpang," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas