Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jalan Kramat Kwitang di Sekitar Mako Brimob Kini Dipenuhi Tentara

Pasukan oranye fokus membersihkan sisa-sisa sampah yang masih berserakan. Dari debu-debu yang mereka sapu, efek gas air mata polisi masih terasa

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Jalan Kramat Kwitang di Sekitar Mako Brimob Kini Dipenuhi Tentara
Tribunnews /Mario Christian Sumampow 
Kawasan Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat dipenuhi oleh tentara pada Sabtu (30/8/2025) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat dipenuhi oleh tentara pada Sabtu (30/8/2025) pagi. 

Diketahui, kawasan ini jadi kawasan demonstrasi kelompok ojek online atau ojol yang marah atas tindakan aparat kepolisian pada aksi yang menyebabkan rekan mereka Affan Kurniawan (21) meninggal akibat diilindas kendaraan taktis (rantis) Barracuda Brimob.

Tampak para tentara ini berjaga di beberapa persimpangan jalan untuk membatasi masyarakat mana saja yang boleh masuk untuk melintas atau tidak.

Baca juga: Aksi Nekat Pendemo di Kwitang: Panjat Tiang Listrik Saat Gerimis, Tendang Kamera CCTV

Sementara itu pasukan oranye fokus membersihkan sisa-sisa sampah yang masih berserakan. Dari debu-debu yang mereka sapu, efek gas air mata polisi masih terasa. 

Pangkostrad Letjan (TNII) Mohammad Fadjar mengimbau, saat meninjau lokasi, berharap semua keadaan membaik. 

Ia juga menjelaskan tujuan para tentara berada di kawasan saat ini untuk melakukan peninjauan.

  

Rekomendasi Untuk Anda

"Mudah-mudahan cepat membaik," ujarnya kepada wartawan.  

Massa demo di Depan Mako Brimob

Unjuk rasa di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat mulai berlangsung sejak Kamis (28/8/2025) malam hingga Jumat (29/8/2025) pagi.

Semuanya kompak, berusaha mendobrak tameng pertahanan para petugas kepolisian supaya bisa menuju ke depan gedung Mako Brimob Kwitang.

Baca juga: Massa dan Polisi di Mako Brimob Kwitang Tetap Saling Serang, Bom Molotov Bakar Bangunan 

Namun, berkali-kali warga mencoba mendobrak, tameng pertahanan aparat kepolisian begitu kuat dan kokoh.

Polisi beberapa kali menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa ke arah Mal Atrium Senen di Jalan Kramat Raya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas