Ratusan Pelajar di SDN Tambora 01 dan 03 Jakarta Terima Program Gotong Royong MBG
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menyerahkan MBG untuk siswa SDN Tambora 01 dan 03 dengan jumlah 279 siswa.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak bersama organisasi masyarakat Matahari Pagi Indonesia (MPI) dan pengusaha Jusuf Hamka atau dikenal Babah Alun menginisiasi program gotong royong MBG.
Dahnil mengatakan, kegiatan tersebut bentuk solidaritas nasional.
Terutama, mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemenuhan gizi anak bangsa.
"Ini merupakan wujud solidaritas nasional. Upaya Presiden untuk memenuhi gizi anak-anak bangsa perlu disambut dengan semangat gotong royong," ujarnya, Jumat (10/10/2025).
Acara ini turut melibatkan Staf Ahli Menko Perekonomian RI, Raden Pardede, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto beserta jajarannya.
Lebih lanjut Dahnil menjelaskan, kegiatan tersebut bekerja sama dengan kantin sekolah dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lingkungan sekitar sekolah dalam mendorong program MBG.
Menurut dia, dengan semangat solidaritas bisa juga membangkitkan semangat gotong royong, termasuk para pengusaha.
Dia pun mencontohkan, Presiden Prabowo tahun ini menargetkan 80 juta penerima manfaat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tentunya dibutuhkan dukungan lebih besar dari berbagai kalangan Untuk menjangkau seluruh Indonesia.
"Peran tokoh-tokoh dan pengusaha yang memiliki sumber daya seperti Bapak Alun sangat berarti untuk memperluas jangkauan program," katanya.
Dahnil mengungkapkan, program Makan Bahagia Gratis telah dilaksanakan di beberapa wilayah, antara lain Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Bandung Barat.
Ke depan, kegiatan tersebut akan diperluas ke lima wilayah lainnya sebagai program percontohan.
Dia mempersilakan jika ada pihak-pihak lain yang ingin berpartisipasi.
“Jadi prinsipnya adalah mudah-mudahan program makan bergizi gratis itu bisa menumbuhkan semangat solidaritas nasional, dan itu bisa diinisiasi oleh kelompok masyarakat manapun, termasuk para pengusaha,” terang Dahnil.
“Kita mengajak kepada semua kelompok masyarakat, program makan bergizi gratis yang di inisasi Presiden itu adalah progam yang sangat posisif, itu adalah program masa depan, artinya sikap Pak Prabowo melalui MBG itu adalah sikap pro masa depan, dan ini disambut teman-teman pengusaha untuk membantu Presiden membangkikan semangat solidaritas,” tandas Ketua Majelis Pertimbangan MPI ini.