Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Akan Pasang Fitur Keamanan di Aplikasi Transportasi Online

Jenderal Sigit menilai para pengundi ojek online mempunyai potensi besar untuk turut certa dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Polri Akan Pasang Fitur Keamanan di Aplikasi Transportasi Online
Tribunnews.com/Reynas Abdila
OJOL KAMTIBMAS - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel Ojek Online Kamtibmas Jaga Jakarta di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Sekitar 10.000 ojek online turut mengikuti jalannya apel bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. (Tribunnews.com/Reynas Abdila) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berencana memasangkan fitur keamanan yang terhubung langsung dengan aplikasi transportasi online.

Hal itu seperti disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat apel Ojol Kamtibmas Jaga Jakarta di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

"Ke depan, Polri akan bekerja sama dengan aplikator transportasi online untuk memasang aplikasi keamanan ke dalam sistem sehingga rekan-rekan pengemudi ojek online dapat segera menghubungi personel Polri atau kantor polisi terdekat," tuturnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas ojek online sangat penting karena tingginya mobilitas dan interaksi langsung dengan masyarakat.

Jenderal Sigit menilai para pengundi ojek online mempunyai potensi besar untuk turut certa dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas. 

Baca juga: Pimpin Apel Ojol Kamtibmas, Kapolri Minta Driver Ojol Beri Info Potensi Gangguan Keamanan Real Time

Melalui kegiatan ini, Polri ingin memperkuat peran komunitas ojek online sebagai pelopor keselamatan dan disiplin berlalu lintas, pionir pencegah kejahatan, dan berkontribusi aktif dalam menjaga keteraturan sosial. 

"Para pengemudi Ojek Online dapat menjadi sumber informasi bagi kepolisian dengan memberikan laporan tentang adanya potensi gangguan keamanan, kecelakaan hingga tindak pidana yang terjadi di jalanan secara real time," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Polri pun ingin meningkatkan pendekatan community policing, di mana keamanan menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa secara bersama-sama, khususnya komunitas ojek online. 

Kapolri mengajak ojol membangun lingkungan yang lebih aman, lebih nyaman dan inklusif sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan bangsa. 

"Saya percaya bahwa kekuatan sejati bangsa terletak pada sinergi dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. Yang menjadi fondasi utama dalam mewujudkan stabilitas Kamtibmas bagi syarat utama pembangunan, meneguhkan persatuan dan kesatuan serta mendukung tercapainya visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia emas 2045," pungkasnya.

Sekitar 10.000 ojek online turut mengikuti jalannya apel.

Total ada 400 ribu lebih yang tergabung dalam Ojol Kamtibmas bersinergi dengan 13 Polres di bahwa Polda Metro Jaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas