Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Teman Jadi Musuh: Dendam Sabu Berujung Maut di Jalan Otista

Dendam sabu berubah jadi tragedi. Pria tewas ditebas teman sendiri. Saksi diserang, pelaku kabur, lalu ditangkap dini hari.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Teman Jadi Musuh: Dendam Sabu Berujung Maut di Jalan Otista
freepik
ilustrasi garis polisi 
Ringkasan Berita:
  • Tewas ditebas teman sendiri, dendam sabu jadi pemicu utama.
  • Saksi hendak menolong, malah diserang pelaku pakai senjata tajam.
  • Pelaku kabur ke Manggarai, ditangkap dini hari usai kejadian.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sabtu malam (25/10/2025) di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, berubah mencekam. Seorang pria berinisial HJ (52) ditemukan tergeletak bersimbah darah. Ia tewas setelah ditebas senjata tajam oleh temannya sendiri, AAS (36), yang diliputi dendam lama terkait sabu-sabu.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Dua saksi mata, MR dan MI, sempat mencoba menolong korban. Namun mereka justru diserang pelaku menggunakan senjata tajam jenis karbit. Keduanya berhasil melarikan diri. Saat kembali ke lokasi, korban sudah tak ada—diduga dibawa warga ke rumah sakit.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, membenarkan kejadian tersebut.

“Saksi melihat korban bersimbah darah dan berusaha menolong, tapi malah diserang pelaku,” ujar Reonald dalam keterangannya, Minggu (26/10/2025).

Unit Reskrim Polsek Jatinegara yang dipimpin Ipda Nur Hidayat langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi. Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono turut memimpin pengecekan lapangan sekitar pukul 21.30 WIB.

Pelaku ditangkap di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2025) pukul 03.30 WIB. Ia diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Jatinegara.

“Pelaku mengakui menganiaya korban dengan mengayunkan senjata tajam ke arah leher korban,” ujar Samsono.

Baca juga: Tak Sempat Menghindar, Pengemudi Tewas Tertimpa Pohon di Pondok Indah

Rekomendasi Untuk Anda

Motif pelaku terungkap: dendam lama terkait penyalahgunaan narkotika. Pelaku merasa dibohongi dan dicurangi oleh korban dalam urusan sabu-sabu.

“Pelaku mempunyai dendam karena sebelumnya korban membohongi dan berbuat curang terkait sabu,” lanjut Samsono.

Kasus ini menambah daftar panjang konflik personal yang berujung tragis di ibu kota.

Data Polri hingga Oktober 2025 mencatat lebih dari 38.000 kasus narkoba di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 51.000 tersangka diamankan.

Jakarta Timur termasuk wilayah dengan tingkat peredaran narkotika yang tinggi, terutama di kawasan padat seperti Jatinegara dan Cakung.

Kini AAS menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah pelaku terlibat dalam jaringan narkotika atau hanya pengguna aktif. Jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa konflik narkoba tak hanya merusak hidup—tapi bisa merenggut nyawa, bahkan dari lingkaran terdekat.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas