Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Terra Drone yang Kantornya Terbakar Pernah Memetakan Lahan Sawit di Sumatera

Diketahui satu polisi menjadi korban luka saat kebakaran di Gedung Terra Drone yang ada di Jalan Letjen Suprapto Cempaka Baru Kemayoran Jakarta Pusat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: willy Widianto
zoom-in Terra Drone yang Kantornya Terbakar Pernah Memetakan Lahan Sawit di Sumatera
Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah
KEBAKARAN TERRA DRONE – Petugas membawa kantong jenazah dari lokasi kebakaran gedung Terra Drone di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Korban terus berjatuhan sementara proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah gedung perkantoran bernama Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat terbakar pada Selasa(9/12/2025) siang. Sebanyak 22 orang tewas akibat amukan si jago merah tersebut.

Baca juga: Polisi dan Ibu Hamil Dilaporkan Jadi Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Kemayoran

Diduga penyebab kebakaran gedung Terra Drone tersebut berasal dari baterai drone alias pesawat tanpa awak yang meledak. Sempat terdengar suara ledakan keras.

Dikutip dari situs resminya, Terra Drone merupakan perusahaan jasa pemetaan serta salah satu penyedia layanan drone terbesar di dunia yang menawarkan solusi mutakhir untuk survei udara, inspeksi infrastruktur, analisis data, dll. Terra Drone berkantor pusat di Jepang dan hadir di semua bagian dunia melalui jaringan mitra perusahaan grup dan kolaborator teknologi-nya.

Didirikan pada tahun 2016, strategi utama Terra Drone adalah menggabungkan teknologi mutakhir dan pengetahuan lokal, dengan mengakuisisi penyedia jasa drone lokal terbaik di banyak negara. Pada 2020, Drone Industry Insight menominasikan Terra Drone sebagai penyedia jasa drone nomor satu di dunia.

Terra Drone Indonesia telah aktif memetakan dan mengelola lahan perkebunan kelapa sawit di Sumatera menggunakan teknologi drone. Aktivitas ini merupakan bagian dari layanan "Terra Agri" mereka untuk mendukung pertanian presisi. Terra Agri adalah salah satu divisi agrikultur dari Terra Drone.

Pada tahun 2021, Terra Drone Indonesia bermitra dengan International Finance Corporation (IFC), bagian dari World Bank Group, untuk melakukan studi bersama mengenai pemanfaatan teknologi drone dalam pemantauan petani kelapa sawit swadaya. Studi ini dilakukan di Riau, Sumatera.

Terra Drone berhasil menyelesaikan pekerjaan survei pemetaan udara menggunakan drone untuk proyek tol Cisumdawu. Survei menggunakan drone tersebut berlokasi di Sumedang – Majalengka, Jawa Barat dengan total luas area kurang lebih ±30 km. 

Rekomendasi Untuk Anda

Teknologi drone yang digunakan ialah Bramor ppX, drone berjenis fixed wing yang dirancang khusus untuk melakukan survei pemetaan. Bramor ppX mampu terbang hingga 3 jam sehingga mampu mengambil data di area yang luas hanya dalam sekali terbang. Selain durasi terbang yang lama, bramor ppX dapat menghasilkan data akurat sesuai kriteria yang dibutuhkan kontraktor.

Diketahui lima orang terduga kasus korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan Tol Cisumdawu menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu, 4 September 2024. Lima orang yang duduk dikursi pesakitan tersebut yakni; H. Dadan Setiaji. Direktur PT. Distaraya, Atang Rahmad dan Agus Priyono, Mantan PNS Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sumedang, Ir. Mono serta seorang Kepala Desa Cilayung, Uyun.

Kasus ini terjadi bermula pada tahun 2019-2020, ketika itu dilaksanakan pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Cisumdawu seksi 1 di Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Selanjutnya pada tahun 2019-2020 telah dilaksanakan proses Inventarisasi dan Identifikasi hak kepemilikan tanah untuk mendapatkan ganti rugi akibat pembangunan Jalan Tol Cisumdawu seksi 1 diwilayah  Desa Cilayung dimana Agus Priyono sebagai Ketua Satgas B Tim P2T dan Atang Rahmad sebagai anggota.

Kemudian, hasil pendapat tersebut dituangkan ketika daftar nominatif yang akan diajukan kepada Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Mushofah Mono, untuk memperoleh Nilai Penggantian Wajar untuk ganti rugi tanah tersebut.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Cempaka Baru Jakpus Diduga karena Ledakan Baterai Drone, Api Tiba-tiba Muncul

Diketahui satu polisi menjadi korban luka dalam kebakaran di Gedung Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat

Berdasarkan pantauan, polisi tersebut dibawa dengan tandu menuju mobil ambulans. Tangan kirinya tampak terluka dan diperban.

Ketika berada di dalam ambulans, dia terlihat meminta tolong kepada tim medis. Polisi itu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk segera dirawat.

Saat ini korban tewas akibat kebakaran itu tercatat mencapai 22 orang. Jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan mobil ambulans.

Baca juga: Momen Dramatis Kebakaran di Gedung Jakpus: Karyawan Naik Atap Bergelantungan di Tali

“Dari total jenazah yang ditemukan, 15 perempuan dan 7 laki-laki,” kata seorang sopir ambulans sembari memperlihatkan data sementara yang diterimanya dari petugas pemadam kebakaran.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas