Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Libur Natal 2025, Jalur Puncak Bogor Diberlakukan One Way Arah Atas

Libur Natal 2025, jalur Puncak Bogor dipadati wisatawan. Polisi terapkan one way dan siapkan jalur alternatif untuk hindari macet.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Libur Natal 2025, Jalur Puncak Bogor Diberlakukan One Way Arah Atas
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
JALAN RAYA BOGOR - 
Kepadatan kendaraan di Jalur Puncak Bogor saat libur Natal 2025 membuat polisi memberlakukan sistem satu arah untuk mengurai kemacetan. 
Ringkasan Berita:
  • 
Lonjakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan cuti bersama membuat arus lalu lintas di kawasan Puncak Bogor meningkat sejak pagi hari. 
  • Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas sistem one way secara situasional berdasarkan volume kendaraan di Gerbang Tol Ciawi. 
  • Meski kebijakan ini kerap membuat wisatawan terjebak, sejumlah jalur alternatif tetap dapat dimanfaatkan untuk mengakses beberapa destinasi wisata

TRIBUNNEWS.COM - Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, kembali diserbu wisatawan selama libur Natal 2025. 

Libur Natal 2025 berlangsung pada 25 Desember sebagai hari libur nasional, dengan tambahan cuti bersama pada Jumat, 26 Desember 2025. 

Artinya, masyarakat menikmati libur panjang hingga akhir pekan, yang berlanjut ke perayaan Tahun Baru 2026

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way).

One way adalah sistem rekayasa lalu lintas yang mengubah jalan dua arah menjadi satu arah untuk sementara waktu. 

Tujuannya adalah mengurai kepadatan kendaraan dan mencegah kemacetan parah, terutama saat libur panjang atau arus mudik

Berkunjung ke Taman Safari Bogor.
Berkunjung ke Taman Safari Bogor. (Tribunnews/Nurfina)

Saat ini, arus lalu lintas di jalur Puncak Bogor diberlakukan one way arah atas, yakni dari Jakarta menuju kawasan Puncak

Rekomendasi Untuk Anda

Kebijakan tersebut diterapkan menyusul meningkatnya volume kendaraan sejak pagi hari.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, mengatakan berdasarkan data di Exit Tol Ciawi, tercatat sebanyak 2.900 kendaraan telah memasuki jalur Puncak Bogor sejak pukul 07.00 WIB, Kamis (25/12/2025).

“Sudah mulai terjadi peningkatan namun belum signifikan. Maka kami pada pukul 07.00 WIB melakukan rekayasa one way menuju Puncak sampai dengan saat ini,” ujar Ardian kepada wartawan, Kamis (25/12/2025).

Ia menjelaskan, penerapan sistem satu arah dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus lalu lintas di lapangan. 

Jika terjadi lonjakan kendaraan, rekayasa lalu lintas akan langsung diberlakukan untuk mengurai kepadatan.

Sementara itu, selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satlantas Polres Bogor tidak menerapkan kebijakan ganjil genap di Simpang Gadog. Namun demikian, pengendalian arus tetap dilakukan melalui sistem one way apabila volume kendaraan meningkat.

“Berdasarkan data keluar dari Gerbang Tol Ciawi, kalau lebih dari 2.400 kendaraan, maka kita laksanakan proses satu arah ke atas,” jelasnya.

Satlantas Polres Bogor mengimbau para pengguna jalan agar tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga keselamatan berkendara, serta mempertimbangkan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan di jalur wisata Puncak.

Baca juga: Konservasi hingga Pengelolaan Sampah: Komitmen Taman Safari Bogor Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

 

Terjebak One Way Puncak Bogor? Ini Jalur Alternatif dan Tempat Wisata yang Tetap Bisa Diakses

Penerapan sistem satu arah atau one way menjadi rekayasa lalu lintas yang kerap diterapkan kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Raya Puncak, Bogor

Skema ini biasanya diberlakukan secara situasional, terutama saat volume kendaraan meningkat pada hari libur atau menjelang libur panjang.

Namun, penerapan one way tak jarang membuat wisatawan terjebak di perjalanan, terutama mereka yang tidak mengetahui pola buka-tutup jalur. 

Bagi wisatawan yang sudah terlanjur terjebak, pilihan yang tersedia umumnya hanya menunggu hingga arus lalu lintas dinormalkan. 

Meski demikian, terdapat jalur alternatif yang dapat digunakan untuk menghindari Jalan Raya Puncak. Namun, perlu dicatat bahwa jalur alternatif ini tidak mengakomodasi seluruh destinasi wisata di kawasan Puncak.

Meski begitu, ada sejumlah tempat wisata yang tetap bisa diakses tanpa harus melintasi Jalan Raya Puncak dan relatif bebas dari dampak one way, termasuk untuk kendaraan roda empat.

Adapun rute jalur alternatif tersebut dapat ditempuh dari Jalan Raya Ciawi sekitar Gadog, kemudian masuk ke Jalan Raya Pertanian, dilanjutkan ke Jalan Cikopo Selatan, Jalan Megamendung–Ciawi, Jalan Alternatif Tapos Ciawi, hingga Jalan Citeko yang tembus ke kawasan Cibeureum, Cisarua.

Berikut sejumlah destinasi wisata yang bisa diakses melalui jalur alternatif tersebut:

1. Taman Safari Indonesia

Taman Safari dapat dijangkau tanpa melewati Jalan Raya Puncak. Wisatawan dapat memanfaatkan jalur alternatif hingga Jalan Citeko, yang kemudian terhubung langsung ke Jalan Taman Safari.

2. Resort dan Vila

Di sepanjang jalur alternatif, khususnya Jalan Cikopo Selatan, terdapat berbagai resort dan vila yang bisa menjadi pilihan wisatawan.

Beberapa di antaranya seperti JSI Resort Megamendung, Cigwa Green World Adventure, hingga Eiger Adventure. Selain itu, vila-vila juga tersebar di sepanjang Jalan Megamendung–Ciawi, Jalan Alternatif Tapos Ciawi, hingga Jalan Citeko.

3. Camping Ground

Wisata berkemah juga menjadi opsi menarik di kawasan jalur alternatif ini.

Sejumlah lokasi camping yang dapat diakses antara lain Curug Ceper Lembah Citeko, Camping Gayatri, Nexx Campsite, Lereng Citeko Camp, dan Sono Alam Camping Ground.

Meski dapat dilalui kendaraan roda empat, wisatawan diimbau tetap berhati-hati saat melintasi jalur alternatif.

Kondisi jalan relatif sempit dengan beberapa tanjakan dan turunan terjal, sehingga membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian ekstra saat berkendara.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas