Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

1.289 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo di DPR dan Monas Hari Ini

Polisi siap mengawal dan mengamankan aksi demo yang digelar di dua titik yakni sekitar Monas dan kantor DPR RI, Jakarta Pusat.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 1.289 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo di DPR dan Monas Hari Ini
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
AKSI DEMO - Polisi siap mengawal dan mengamankan aksi demo yang digelar di dua titik yakni sekitar Monas dan kantor DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026) hari ini. Foto memperlihatkan ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa tuntutan kenaikan kesejahteraan pekerja perihal pengupahan. Aksi dipusatkan di dua ruas Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis siang (8/1/2026)/ Danang Triatmojo 
Ringkasan Berita:
  • Hari ini ada dua agenda demo di sekitar Monas dan kantor DPR RI, Jakarta Pusat.
  • Sebanyak 1.289 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi demo tersebut.
  • Aksi demo akan digelar oleh Koperasi Wahana Kalpika dan beberapa elemen massa di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi siap mengawal dan mengamankan aksi demo yang digelar di dua titik yakni sekitar Monas dan kantor DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026) hari ini.

Ribuan personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya demo tersebut.

Baca juga: Hadiri Sidang Lanjutan Kasus Demo, Delpedro dkk Kenakan Kemeja Abu-abu Bertuliskan Korban

"1.289 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran) untuk pelayanan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung dalam keterangannya, Senin.

Informasi dihimpun Tribunnews, aksi demo akan digelar oleh Koperasi Wahana Kalpika dan beberapa elemen massa di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Selain itu, aksi demo juga digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indraprasta PGRI di kawasan DPR RI.

 

AKSI BURUH - Elemen buruh yang menggelar aksi di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Tampak para buruh mengisi waktu pergantian orator dengan melakukan joget bersama. Aksi buruh ini sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, khususnya UMP di DKI Jakarta dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat, yang dinilai belum mencerminkan kebutuhan hidup layak pekerja. (Tribunnews.com/Reza Deni)
AKSI BURUH - Elemen buruh yang menggelar aksi di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Tampak para buruh mengisi waktu pergantian orator dengan melakukan joget bersama. Aksi buruh ini sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, khususnya UMP di DKI Jakarta dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat, yang dinilai belum mencerminkan kebutuhan hidup layak pekerja. (Tribunnews.com/Reza Deni) (Tribunnews.com/Reza Deni)

 

Rekomendasi Untuk Anda

Reynold mengatakan personel itu dikerahkan untuk memberikan pelayanan agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif. 

Seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional.

"Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ucapnya.

Ia mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum. 

Reynold juga menekankan agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban.

Lebih lanjut, Reynold mengatakan bagi pengguna jalan, kepolisian menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas