Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Anggota Intimidasi Penjual Es Gabus, Kapolres Jakpus Jamin Evaluasi Jajaran

Kapolres Jakpus pastikan evaluasi jajaran usai viral aparat tuduh pedagang es gabus berbahan spons.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Soal Anggota Intimidasi Penjual Es Gabus, Kapolres Jakpus Jamin Evaluasi Jajaran
HO/IST/X/@iPopBase
VIRAL DI MEDIA SOSIAL - Seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, diintimidasi dua pria berseragam TNI dan polisi karena dituduh menjual es berbahan spons cuci piring. Kejadian ini bermula dari laporan seorang warga Kemayoran bernama Arief Fadillah, Sabtu (24/1/2026). Arief menuduh pedagang bernama Suderajat itu menjual es gabus berbahan spons cuci piring. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung memastikan evaluasi internal dilakukan usai viral aparat menuding pedagang es gabus berbahan spons.

TRIBUNNEWS.COM - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung akan mengevaluasi jajaran buntut viralnya aparat menuding pedagang menjual es gabus berbahan spons. 

Menurut dia, upaya evaluasi itu perlu dilakukan agar penanganan aduan masyarakat ke depan lebih terukur. 

"Pasti (pembinaan) dan harus selalu terkait perkembangan dinamika situasi kamtibmas dan pemeliharaannya," ujarnya kepada wartawan Rabu (28/1/2026).

Dia memastikan pembinaan terhadap anggota akan dilakukan agar perbuatan serupa tidak terulang.

Dia menjelaskan perbuatan anggota di lapangan sejatinya berangkat dari niat melindungi masyarakat.  

Kata dia, Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu ingin agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan kesehatan masyarakat.

"Bahkan terkesan over protectif untuk masyarakat," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya saja dalam konteks kejadian ini anggota juga seharusnya lebih dulu berkoordinasi dengan fungsi yang berkompeten sebelum disampaikan ke masyarakat.

Sehingga yang terjadi saat ini ada kesan berlebihan. 

"Kita harus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat yang tepat dan benar," kata Reynold.

Baca juga: Soroti Kasus Pedagang Es Kue Jadul, Menko Yusril Minta Hormati dan Tindak Aparat Kalau Bersalah

Penjual Es Gabus Viral Diduga Diintimidasi Aparat

Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral yang menunjukkan dua orang pria berseragam TNI dan Polri yang menuding seorang pedagang es kue jadul atau jaman dulu berbahan spons atau busa.

Dalam video itu, pria yang mengenakan kaos bertuliskan polisi di bagian punggungnya itu menjelaskan soal bahan kue dari spons sambil memegang makanan itu di depan pedagangnya yang sudah tua.

"Penjual es kue jadul, yang dulu pernah kita makan. Nah sekarang harap hati-hati bagi orang tua ya, karena ini sudah rekayasa, bukan bahan kue lagi, tapi bahan spons. Ini bisa kita lihat bahan spons dibakar dia meleleh," kata pria berpakaian polisi dalam video yang diunggah.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas