Temuan Bercak Darah di 2 Titik Kamar Lula Lahfah, Puslabfor Ungkap Hasil Pemeriksaan
Polisi hentikan kasus kematian Lula Lahfah, tak ada unsur pidana. Bercak darah di kamar dipastikan bukan tanda kekerasan.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Polisi resmi menghentikan pengusutan kasus kematian selebgram Lula Lahfah.
- Setelah satu minggu penyelidikan, tidak ditemukan unsur pidana.
- Temuan bercak darah di sprei dan tisu
- Keluarga menolak autopsi sehingga penyebab pasti kematian tidak dapat ditentukan.
TRIBUNNEWS.COM - Aparat kepolisian resmi menghentikan pengusutan kasus kematian selebgram Lula Lahfah.
Dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026), Kasat Reskrim AKBP Mokhamad Iskandarsyah menegaskan tidak ditemukan unsur pidana setelah satu minggu penyelidikan.
Meski demikian, kasus kematian mendadak Lula di apartemen kawasan Jakarta Selatan masih menyisakan misteri.
Salah satunya terkait temuan bercak darah di kamar tempat Lula ditemukan.
Baca juga: Ada Bercak Darah di Kasur Lula Lahfah, Polisi Pastikan Bukan Akibat Kekerasan
Temuan Bercak Darah
Polisi menemukan bercak darah di dua titik, yakni:
- Sprei kasur kamar
- Tisu yang dibuang ke tempat sampah
Barang bukti tersebut diperiksa oleh Puslabfor Mabes Polri. Hasil pemeriksaan menunjukkan darah sudah lama dan mengering.
“Untuk darah yang ada di seprai dan tisu itu kemungkinan darah lama. Jadi kemungkinan saudari LL sedang datang bulan atau menstruasi,” kata Kasubbid Bioser Puslabfor Bareskrim Polri, KP Irfan Rofik.
Baca juga: Bukan Bareng Reza Arap, Lula Lahfah Ditemani Sosok Ini Keluar Apartemen & ke Kafe Sebelum Meninggal
Karakteristik Darah
Tim Puslabfor menilai bercak darah tidak menunjukkan ciri-ciri luka baru. Kesimpulan sementara, darah tersebut bukan akibat kekerasan melainkan faktor biologis.
Selain bercak darah, polisi juga menemukan DNA sentuh Lula Lahfah pada tabung gas berwarna pink yang sudah kosong dan berada di kamar asisten korban.
Polisi menegaskan tidak bisa memastikan penyebab kematian Lula karena keluarga menolak autopsi. Dengan demikian, proses penyidikan dinyatakan selesai.
Keluarga Lula Lahfah Tolak Autopsi, Polisi Dalami Alasan
Keluarga selebgram Lula Lahfah menolak autopsi jenazah setelah hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan keputusan keluarga didasarkan pada keterangan dokter yang dimintai penyidik Polres Metro Jakarta Selatan
“Sehingga pihak keluarga memutuskan menerima dan tidak ingin dilakukan bedah mayat atau autopsi,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).
Meski demikian, polisi tetap meminta keterangan keluarga terkait alasan penolakan autopsi.
“Ya pasti, karena ada pertanyaan kenapa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi,” tambah Budi.
Kronologi Kasus
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh orang terdekatnya yang mendapati Lula tidak sadarkan diri.
Polisi kemudian melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah barang bukti, termasuk obat serta surat rawat jalan di lantai 25 apartemen Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru.
Baca tanpa iklan