Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diaspal Tapi Bergelombang: Jalan Raya Pasar Kemis Jadi Momok Menakutkan Usai 4 Pemotor Tewas

Aspal baru di Jalan Raya Pasar Kemis tetap bergelombang. Truk besar lalu lalang, empat pemotor tewas, warga resah jalan jadi momok.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Diaspal Tapi Bergelombang: Jalan Raya Pasar Kemis Jadi Momok Menakutkan Usai 4 Pemotor Tewas
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
JALAN RUSAK – Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat siang (20/2/2026), tampak bergelombang saat proses perbaikan dengan timbunan aspal hotmix di atas jalan beton. Kondisi bergelombang ini membuat ruas Pasar Kemis tetap jadi momok bagi pengendara usai empat pemotor tewas. 
Ringkasan Berita:
  • Aspal baru hotmix, tapi jalan tetap bergelombang berbahaya
  • Truk raksasa lalu lalang, pemotor makin terancam blind spot
  • Empat nyawa melayang, warga resah jalan rusak tak kunjung aman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, meski sudah diaspal dengan hotmix, tetap bergelombang dan menjadi momok bagi pengendara setelah empat pemotor tewas akibat kecelakaan di ruas tersebut.

Pantauan Tribunnews.com pada Jumat siang (20/2/2026), terlihat mesin giling jalan berukuran kecil, tong biru, dan sejumlah pekerja melakukan pengaspalan di tengah jalan beton.

Aspal baru menutup lubang-lubang, namun tidak meratakan permukaan.

Kerikil dari campuran hotmix bahkan sudah berceceran, membuat jalan berpasir dan licin.

Jalur Truk Raksasa

Ruas jalan ini menjadi lintasan truk bersumbu empat dan lima, termasuk kontainer 12 ban.

Kawasan Pasar Kemis memang dipenuhi gudang logistik dan industri, sehingga lalu lintas truk besar tak terhindarkan.

Laju kendaraan raksasa ini kerap menyalip kendaraan kecil, memunculkan blind spot yang berbahaya bagi pemotor. 

Rekomendasi Untuk Anda

Asap pekat, debu, dan kerikil beterbangan setiap kali truk melintas, menambah kengerian di jalan.

Peringatan Tak Digubris

Spanduk dan papan peringatan jelas terpasang di pinggir jalan, meminta pengendara berhati-hati dan mengurangi kecepatan.

Namun kondisi jalan bergelombang membuat risiko tetap tinggi.

Upaya pengaspalan dinilai sekadar menutup lubang, bukan memperbaiki struktur jalan agar aman dilalui.

Baca juga: Kronologi Fandi Jadi ABK, Berujung Dituntut Mati usai Kapalnya Diduga Selundupkan 1,9 Ton Sabu

Empat Nyawa Melayang

Tercatat empat korban jiwa meninggal akibat jalan rusak di Pasar Kemis.

  1. M (42), perempuan yang tewas setelah terlibat kecelakaan dengan dump truk.
  2. SM (21), perempuan yang meninggal dunia usai kecelakaan dengan dump truk pada Minggu (7/2/2026).
  3. ML (19), laki-laki yang tewas setelah sepeda motornya bertabrakan dengan truk trailer pada Rabu (11/2/2026).
  4. CRA (18), siswi yang meninggal dunia setelah kecelakaan dengan mixer truck pada Jumat (13/2/2026).

Meski lubang ditutup dengan aspal baru, Jalan Raya Pasar Kemis tetap bergelombang dan berbahaya. Empat nyawa sudah melayang, dan keresahan warga terus bergema: kapan jalan ini benar-benar aman untuk dilalui?

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas