Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kecelakaan Transjakarta Adu Banteng di Cipulir Jaksel, Seluruh Korban Sudah Dipulangkan dari RS

Seluruh korban insiden kecelakaan 'adu banteng' yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di Cipulir, Jakarta Selatan sudah dipulangkan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kecelakaan Transjakarta Adu Banteng di Cipulir Jaksel, Seluruh Korban Sudah Dipulangkan dari RS
HO/Polda Metro Jaya
ADU BANTENG - Kecelakaan adu banteng dua armada bus Transjakarta terjadi di Koridor 13 ruas Kebayoran–Cipulir, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Penyebab kecelakaan diduga karena sopir mengantuk. 

Ringkasan Berita:
  • Transjakarta mengonfirmasi seluruh pelanggan yang menjadi korban dalam insiden tersebut telah mendapatkan perawatan medis dan kini sudah diperbolehkan pulang
  • TransJakarta menjamin para korban tidak dipungut biaya sepeser pun atas pengobatan yang mereka jalani
  • Kecelakaan bus TransJakarta diduga dipicu sopir mengantuk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seluruh korban insiden kecelakaan 'adu banteng' yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026) pagi telah dipulangkan dari Rumah Sakit.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengonfirmasi seluruh pelanggan yang menjadi korban dalam insiden tersebut telah mendapatkan perawatan medis dan kini sudah diperbolehkan pulang.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan total ada 23 pelanggan yang sebelumnya dilarikan ke dua rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan akibat luka ringan.

"Update terbaru, sebanyak 21 pelanggan yang sebelumnya mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Sari Asih dan 2 orang pelanggan lainnya di Rumah Sakit Bakti Asih, seluruhnya telah diperbolehkan pulang,” ujar Ayu dalam keterangan resminya.

Ayu menegaskan, sejak awal kejadian, prioritas utama perusahaan adalah memastikan keselamatan dan penanganan cepat bagi para penumpang yang terdampak.

Baca juga: Kronologi 2 Bus Transjakarta Adu Banteng di Koridor 13 Cipulir gegara Sopir Mengantuk

Pihak TransJakarta menjamin para korban tidak dipungut biaya sepeser pun atas pengobatan yang mereka jalani.

Rekomendasi Untuk Anda

Sesuai komitmen perusahaan, seluruh biaya perawatan medis menjadi tanggung jawab penuh pihak manajemen.

"Kami memastikan bahwa seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh Transjakarta dan operator terkait,” tegas Ayu.

Kecelakaan melibatkan armada operator BMP 20263 dan MYS 17100.

Baca juga: Dua Bus Transjakarta Tabrakan di Koridor 13 Arah Cipulir, Sejumlah Penumpang Luka Ringan

Insiden bermula saat bus BMP yang melayani rute Tegal Mampang-JORR melintas di jalur layang Swadarma.

Berdasarkan temuan sementara, sopir bus BMP berinisial Y diduga mengalami kantuk sehingga kendaraan keluar jalur dan menabrak bus MYS yang datang dari arah berlawanan.

Kerusakan cukup parah terlihat pada bagian depan kedua bus tersebut.

Terkait penyebab pasti, Ayu Wardhani menyatakan pihaknya masih melakukan investigasi mendalam agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

"Untuk penyebab insiden ini tengah dalam proses investigasi mendalam. Transjakarta berkomitmen penuh untuk menangani situasi ini secara cepat dan profesional demi keamanan seluruh pelanggan," tuturnya.

Meski sempat terjadi kendala akibat proses evakuasi armada yang terlibat kecelakaan, TransJakarta memastikan layanan di Koridor 13 tetap berjalan.

Layanan tetap beroperasi untuk melayani mobilitas warga dengan melakukan sejumlah penyesuaian operasional di lapangan selama proses evakuasi berlangsung.

Transjakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat insiden di awal pekan ini.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas