H-6 Lebaran, 353 Penumpang Berangkat dari Terminal Bus Kampung Rambutan Sejak Pagi
Data pengelola terminal mencatat ratusan penumpang sudah berangkat dari terminal tersebut sejak pagi hari.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Sejumlah pemudik mulai memadati Terminal Kampung Rambutan pada H-6 Lebaran 2026.
- Selain bus antarkota antarprovinsi (AKAP), aktivitas juga tercatat pada layanan Transjabodetabek yang beroperasi di terminal tersebut.
- Puncak arus mudik di Kampung Rambutan diprediksi terjadi pada 17-18 Maret atau H-4 Lebaran.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktivitas pemudik mulai terlihat di Terminal Kampung Rambutan pada H-6 menjelang Idul Fitri 2026.
Data pengelola terminal mencatat ratusan penumpang sudah berangkat dari terminal tersebut sejak pagi hari.
Pengendali Terminal Kampung Rambutan Mulyono mengatakan sejak pagi pukul 06.00 hingga 14.00 WIB, Sabtu (14/3/2026), pergerakan bus dan penumpang mulai meningkat meski belum terlalu signifikan.
"Pada shift pagi ini untuk bus AKAP yang datang tercatat 71 unit dengan 396 penumpang, sedangkan yang berangkat sebanyak 63 unit dengan 353 penumpang," kata Mulyono kepada Tribunnews.com di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Selain bus antarkota antarprovinsi (AKAP), aktivitas juga tercatat pada layanan Transjabodetabek yang beroperasi di terminal tersebut.
Untuk kedatangan Transjabodetabek, tercatat sebanyak 9 bus dengan 94 penumpang.
Sementara untuk keberangkatan terdapat 4 bus dengan 41 penumpang.
Menurut Mulyono, pihak terminal terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang dan armada bus seiring mendekatnya puncak arus mudik Lebaran.
Ia memperkirakan jumlah pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, terutama mendekati puncak arus mudik.
Proyeksi Mudik Nasional 2026
Situasi di Terminal Kampung Rambutan ini beriringan dengan data Kementerian Perhubungan yang memproyeksikan total pemudik tahun ini mencapai 143,91 juta orang atau setara 50,6 persen dari total penduduk Indonesia.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut meski angka ini menurun tipis sebesar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 (146 juta orang), pergerakan masyarakat tetap masif.
Pemerintah pun mengimbau pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengantisipasi titik-titik kepadatan di jalur-jalur utama mudik.
Baca tanpa iklan