Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kabar Bahagia! 324 Unit Rusun Senen untuk Warga Bantaran Rel Rampung Juni Ini

Pemerintah bangun 324 unit rusun di Pasar Senen untuk warga bantaran rel, ditarget rampung Juni ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
zoom-in Kabar Bahagia! 324 Unit Rusun Senen untuk Warga Bantaran Rel Rampung Juni Ini
Tribunnews.com/Taufik Ismail
HUNIAN LAYAK — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/4/2026). Ia memastikan pembangunan 324 unit Rusun Senen bagi warga bantaran rel kereta api akan rampung pada Juni 2026 sebagai solusi hunian sehat dan tertata. 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan dikebut: 324 unit rusun Pasar Senen untuk warga bantaran rel, rampung Juni ini.
  • Tindak lanjut Presiden: proyek lahir dari kunjungan incognito Presiden ke kawasan rel Senen.
  • Skema hunian: mayoritas sewa terjangkau, total target 824 unit termasuk tambahan dari PT KAI.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah mulai membangun rumah susun (Rusun) di kawasan Pasar Senen, Jakarta, untuk warga yang tinggal di bantaran rel kereta api.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), menyampaikan bahwa pembangunan tahap pertama sebanyak 324 unit ditargetkan rampung Juni ini.

“Kemudian juga atas arahan Presiden Prabowo, hasil beliau turun ke lapangan dua minggu lalu di daerah Senen, itu sudah mulai dibangun di kawasan Jalan Kramat, ya,” kata Ara, Senin (6/4/2026).

Pembangunan rusun ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden ke kawasan bantaran rel Senen pada 26 Maret 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan secara mendadak dan incognito.

“Iya betul, Pak Presiden tadi sore tiba-tiba mendadak ingin melihat warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api di daerah Senen,” kata Teddy.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden bahkan sempat menyamar dengan pengawalan terbatas, sehingga warga kaget sekaligus antusias menyambut kedatangannya.

Target dan Skema Hunian

Selain 324 unit di Senen, PT KAI juga menyiapkan pembangunan 500 unit rusun tambahan bagi masyarakat bantaran rel.

Total keseluruhan mencapai 824 unit.

Ara menambahkan, skema hunian kemungkinan berbentuk sewa dengan harga terjangkau, meski tidak menutup kemungkinan adanya opsi hak milik.

“Nanti kita lihat aturannya tetapi kita bangun dulu aja biar cepat. Jadi kita bangun sambil menyusul nanti aturannya kita persiapkan. Mana yang bisa, sementara ini tentu cukup banyak yang bersifat sewa, ya, sewa dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Baca juga: Mulai Pekan Ini, Mahasiswa Semester 5 ke Atas Wajib Kuliah Jarak Jauh

Dampak bagi Warga

Pembangunan rusun ini diharapkan memberikan hunian layak bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel, hanya beberapa kilometer dari pusat kota Jakarta.

Kehadiran rusun menjadi solusi atas kondisi permukiman padat dan rawan di sekitar rel kereta api.

“Pak Presiden ingin membangunkan rumah layak untuk warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api, 3 km dari pusat kota Jakarta,” kata Teddy.

Sejunmlah warga disebut kaget sekaligus senang dengan perhatian Presiden terhadap kondisi mereka.

Kehadiran rusun diharapkan membawa perubahan signifikan bagi kehidupan sehari-hari, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan.

“Tadi banyak warga yang kaget dan menyampaikan baru kali ini ada Presiden yang datang ke daerah itu,” pungkas Teddy.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas