Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemprov DKI Turun Langsung Bantu Penanganan Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung bergerak membantu penanganan korban kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pemprov DKI Turun Langsung Bantu Penanganan Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur
Tribunnews.com/Chaerul Umam
KECELAKAAN KERETA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan langsung bergerak membantu penanganan korban kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, saat melayat ke rumah duka Nurhayati, di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung bergerak membantu penanganan korban kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
  • Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, saat melayat ke rumah duka Nurhayati.
  • Rano menilai peristiwa kecelakaan tersebut merupakan musibah yang harus segera dievaluasi, terutama terkait kronologi kejadian di perlintasan kereta api.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung bergerak membantu penanganan korban kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, saat melayat ke rumah duka Nurhayati, di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: 54 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Teridentifikasi, 17 Pasien Jalani Observasi di RSUD

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Teman-teman sekalian, tadi semalam saya melihat di televisi kejadian di Bekasi dan langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Insyaallah turun, BPBD kita turun ke Bekasi, kemudian PMI kita juga turun ke Bekasi, bahkan juga sebagian teman-teman dari Damkar juga turun ke Bekasi," kata Rano Karno.

Rano Karno menjelaskan, keterlibatan Pemprov DKI juga didasari adanya korban yang merupakan warga Jakarta.

"Nah artinya, ini menjadi juga bagian tanggung jawab karena berdasarkan informasi, dari 14 korban, 4 orang itu warga Jakarta. Walaupun yang satu ada guru, dia tinggal di Cikarang, saya nggak sempat datang ke rumah beliau, tapi Kepala Dinas sedang menuju ke sana," ungkapnya.

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Lebih lanjut, Rano menilai peristiwa kecelakaan tersebut merupakan musibah yang harus segera dievaluasi, terutama terkait kronologi kejadian di perlintasan kereta api.

"Ya, sekali lagi inilah musibah yang memang tidak bisa kita hindari, tapi mudah-mudahan bisa harus segera dievaluasi. Karena kalau kita lihat runtunan kejadiannya, yaitu ada sebuah taksi yang mogok di atas jalur, kan? Kemudian terjadilah benturan. Nah setelah itu memang ya, agak terkejut juga saya melihat situasi apa ya, gerbong perempuan hancur ya," ujarnya.

"Itu bingung saya bagaimana caranya, berarti kan keras, sangat keras sekali. Nah jadi sekali lagi ini menjadi bagian kita juga mengevaluasi lah. Mungkin itu,” imbuhnya.

Terkait bantuan bagi keluarga korban, Rano memastikan Pemprov DKI telah menyiapkan dukungan, termasuk melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

"Ya, insyaallah pasti, ini sudah berjalan kalau di DKI itu. Apalagi beliau ini kan juga Dasawisma, rajin Jumantik. Nah itu udah bagian yang memang keluarga dari kitalah, dari komponen pegawai di di Pemprov DKI. Tadi Baznas juga memberikan bantuanlah, itu sudah, apa ya bahasanya, bukan automatic ya, tapi ya kalau memang ada seperti ini pasti kita akan memberikan bantuanlah, itu," tandasnya.

Untuk diketahui, Nurhayati merupakan satu di antara korban meninggal dunia dari insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026).

Adapun, insiden bermula saat KRL Commuter Line dari arah Jakarta menuju Cikarang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur

Pemberhentian ini terjadi lantaran Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi mengalami insiden menabrak mobil taksi di jalur yang sama.

Ketika KRL Commuter Line Jakarta-Cikarang berhenti, Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek melintas dari arah belakang dan langsung menghantamnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas