Dikejar Kelompok Bersajam di Tambora, Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Lalu Kabur
Mencekam! Aksi kejar-kejaran kelompok bersajam di Tambora berakhir tragis. Pemuda bonceng tiga tabrak tiang, motor dijarah pelaku.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Suasana subuh mencekam, pemuda bonceng tiga melaju ugal-ugalan akibat dikejar kelompok bersenjata tajam.
- Kehilangan kendali akibat panik, motor korban menghantam tiang jalan dengan keras hingga ketiganya tersungkur.
- Alami nasib apes, setelah para korban menyelamatkan diri, sepeda motor mereka justru dijarah dan dibawa kabur kelompok lawan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jagat media sosial dihebohkan oleh peredaran rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran mencekam sekelompok pemuda bermotor. Bukan sekadar aksi kebut-kebutan biasa, kelompok pengejar tampak jelas mengacungkan senjata tajam (sajam) di tengah jalan raya.
Insiden menegangkan ini teridentifikasi terjadi di kawasan Jalan Bandengan, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (15/5/2026) sekira pukul 04.48 WIB.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, sebuah sepeda motor matik tampak melaju dengan kecepatan tinggi sambil membonceng tiga orang.
Diduga panik karena diburu kelompok lawan, motor tersebut kehilangan kendali, oleng ke pinggir jalan, hingga menghantam tiang dengan keras.
Benturan itu membuat ketiga penumpangnya tersungkur ke aspal sebelum akhirnya bangkit dan melarikan diri.
Ironisnya, sepeda motor milik korban yang tertinggal langsung dijarah dan dibawa kabur oleh gerombolan pelaku bersenjata tajam tersebut.
Polisi Kesulitan Ungkap Kasus
Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal yang dipicu oleh aksi kejar-kejaran tersebut.
Namun, proses penyelidikan di lapangan mendapati jalan buntu untuk sementara waktu karena para pelaku yang terlibat langsung kabur dari tempat kejadian perkara (TKP).
"Kronologi pastinya belum bisa dipastikan dari kedua belah pihak. Karena sampai sekarang kami sudah mencari pemilik motor, dan belum ada yang mengakui sebagai pemilik motor tersebut," ujar AKP Sudrajat saat dikonfirmasi awak media, Minggu (17/5/2026).
Langkah penegakan hukum kian menantang lantaran keberadaan sepeda motor matik yang menjadi pemicu utama insiden ini telah dibawa kabur dari lokasi pasca-kejadian.
Baca juga: Buron Ahmad Al Misry Ajukan Pelepasan WNI, Diduga Incar Perlindungan Hukum Mesir
Polisi Duga Tawuran Subuh
Hingga dua hari setelah peristiwa terjadi, Polsek Tambora mencatat belum ada satu pun laporan resmi yang masuk dari masyarakat maupun pihak-pihak yang merasa dirugikan atas insiden itu.
"Sejauh ini masih kami dalami ya, sepertinya tawuran. Karena sampai sekarang kami masih mencari pemilik motor dan belum ada laporan polisi yang masuk," pungkas AKP Sudrajat.
Guna mengembalikan rasa aman masyarakat di wilayah Jakarta Barat, aparat kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik Polsek Tambora masih terus melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan rekaman CCTV sekunder, serta menyisir area sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi komplotan pemuda yang terlibat dalam aksi meresahkan tersebut.