Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Polisi Tangkap 2 Pria Pembawa Bom Molotov di Benhil, Hendak Susupi Demo Mahasiswa UI

Polda Metro Jaya menangkap dua orang pembawa bom molotov di sekitar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) sore.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Polisi Tangkap 2 Pria Pembawa Bom Molotov di Benhil, Hendak Susupi Demo Mahasiswa UI
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
AKSI DEMO MAHASISWA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers, di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Budi sempat menunjukkan foto barang bukti dan kedua pelaku yang diamankan. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Dua pria pembawa bom molotov  dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan
  • Pelaku hendak menyusup dalam demo mahasiswa UI di kawasan Bundaran HI
  • Keduanya diduga berasal dari kelompok perusuh yang sudah teridentifikasi kepolisian

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap dua orang pembawa bom molotov di sekitar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) sore.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, keduanya diduga berasal dari kelompok perusuh yang sudah teridentifikasi oleh kepolisian.

Mereka berniat mendompleng, bergabung dengan massa aksi demo mahasiswa Universitas Indonesia (UI).

”Satgas Gakkum Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi beberapa kelompok orang yang akan bergabung dengan kelompok aksi mahasiswa dan ini membawa molotov. Dan sudah diamankan dua orang saat ini oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Budi dalam konferensi pers di Pos Polisi Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat.

Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal usul dari keduanya guna mengetahui afiliasi mereka.

Baca juga: Polda Metro Jaya Sebut Belum Terima Surat Pemberitahuan Demo BEM UI di Bundaran HI

Namun, polisi sudah mengonfirmasi bahwa kedua pelaku tersebut bukan mahasiswa.

Rekomendasi Untuk Anda

Pencegahan ini dilakukan karena polisi mencium keduanya hendak merusak upaya penyampaian aspirasi dari mahasiswa.

”Polda Metro Jaya melalui Satgas Gakkum akan melakukan tindakan tegas bagi kelompok-kelompok yang mencoba merusak penyampaian aspirasi adik-adik mahasiswa tadi di muka umum. Jadi, itu di luar dari kelompok dari mahasiswa,” kata dia.

Saat ini, dua orang laki - laki tersebut sudah dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Baca juga: Saat Perjuangan Mahasiswa UI Disambut Dukungan Hangat Para Pengendara: Semangat Kalian

Budi juga sempat menunjukkan barang bukti bom molotov dan foto kedua pelaku dari tampak belakang yang mengenakan pakaian serba hitam.

Perwira menengah Polri berpangkat tiga kembang itu mengungkap, sejak pagi hari Satgas Gakkum memang sudah melakukan profiling, monitoring, dan pemantauan terhadap kelompok yang diduga berniat merusuh dengan mendompleng aksi demo mahasiswa hari ini.

”Dari pagi kami sudah memonitor dan sudah memprofiling, mengidentifikasi beberapa orang yang mencoba mendompleng di kegiatan penyampaian mahasiswa dalam aspirasi di muka umum,” ucapnya.

Mahasiswa Masih Bertahan

Hingga saat ini, ratusan personel TNI-Polri masih mengawal jalannya aksi demo mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di dekat Bundaran HI.

Aparat juga membuat barikade agar mahasiswa tidak maju masuk ke kawasan bundaran HI.

Adapun dalam aksi tersebut mahasiswa akan menyampaikan lima tuntutan utama, yakni:

1. Menghentikan pemborosan APBN

2 Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM

3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

4. Menghentikan militerisme di ranah sipil

5. Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas