Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Diminta Menjamin Ketersediaan Pengobatan Penyakit nonCovid-19

Saat ini penderita penyakit autoimun, kanker dan sejumlah penyakit nonCovid-19 lainnya terkendala dalam melakukan pengobatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Pemerintah Diminta Menjamin Ketersediaan Pengobatan Penyakit nonCovid-19
Ist
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat minta pemerintah menjamin ketersediaan dan stabilitas harga obat bagi penderita non Covid-19. Saat ini penderita penyakit autoimun, kanker dan sejumlah penyakit nonCovid-19 lainnya terkendala dalam melakukan pengobatan.

"Ketersediaan dan akses untuk berobat bagi penderita penyakit autoimun dan kanker misalnya kerap kali terganggu saat ini," ujar Lestari yang akrab disapa Rerie dalam keterangannya, Rabu (13/5).

Di masa pandemi Covid-19 ini, menurut Rerie, selain terbatasnya jumlah dokter spesialis onkologi untuk penderita kanker, jam praktik dokter spesialis lainnya juga dikurangi. Akibatnya, jelas Rerie, penderita penyakit nonCovid-19 lainnya juga terkendala untuk berobat.

Kendala lainnya, tambah Legislator Partai NasDem itu, ada sejumlah obat bagi penderita nonCovid-19 seperti chloroquin, hydroxychloroquin, vitamin D3, saat ini juga dipakai untuk pengobatan penderita Covid-19.

"Saya berharap sejumlah obat itu ketersediaannya cukup dan harganya tidak melambung tinggi, karena permintaannya meningkat setelah dipakai untuk pengobatan Covid-19," ujar Rerie.

Demikian juga untuk ketersediaan dokter spesialis di rumah sakit, Rerie berharap, ada pengalokasian sejumlah rumah sakit nonrujukan Covid-19 yang memberikan layanan dokter spesialis untuk melayani penderita nonCovid-19.

Wabah Covid-19 di tanah air, jelasnya, juga mengganggu jadwal pemberian vaksinasi pencegahan kanker serviks bagi pelajar di sejumlah kota. Sehingga, Rerie meminta, pemerintah segera melakukan evaluasi untuk menata kembali program vaksinasi HPV tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski pemerintah saat ini sedang fokus untuk mengatasi wabah Covid-19, Rerie berharap, pemerintah tetap memberi perhatian pada sejumlah pengobatan bagi penyakit nonCovid-19.

Sebelum Covid-19 mewabah di tanah air, menurut Rerie, sejumlah penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, stroke dan kanker tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia. "Bila proses pengobatan sejumlah penyakit itu terganggu, saya khawatir malah menambah tingkat kematian di masa pandemi Covid-19," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas