Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bamsoet dan Gerak BS Kirim Bantuan dan Relawan 4 Pilar Bantu Korban Bencana di Kalsel dan Sulbar

Bagi yang reaktif, bisa langsung dirujuk ke pusat kesehatan terdekat. Sehingga mencegah penularan Covid-19.

Bamsoet dan Gerak BS Kirim Bantuan dan Relawan 4 Pilar Bantu Korban Bencana di Kalsel dan Sulbar
Istimewa
Bamsoet dan Gerak BS Kirim Bantuan dan Relawan 4 Pilar Bantu Korban Bencana di Kalsel dan Sulbar. 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga pendiri Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) menyalurkan donasi Rp 50 juta sekaligus melepas Relawan 4 Pilar Tanggap Bencana, untuk membantu korban musibah banjir di Kalimantan Selatan dan korban gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Bantuan dan relawan tersebut merupakan kerjasama GERAK BS dengan GSP Indonesia (Gabungan Schooterist Peduli Indonesia), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ikatan Motor Indonesia (IMI), dan Generasi Lintas Budaya (GLB). 

"Tim relawan berangkat malam ini ke lokasi bencana, kemudian bergabung dengan relawan lainnya untuk membantu warga. Sementara donasi digunakan membeli berbagai kebutuhan penting seperti sembako, pampers bayi, pembalut, selimut, air minum, hingga obat-obatan. Ini wujud gotong royong sekaligus solidaritas dalam membantu saudara sebangsa yang sedang kesulitan tertimpa musibah. Menjadi bukti bahwa masyarakat Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan tak sendirian menghadapi musibah ini," ujar Bamsoet usai menyerahkan donasi sekaligus melepas Relawan 4 Pilar Tanggap Bencana, di Jakarta, Kamis (21/1/21). 

Turut hadir antara lain Ketua Umum dan Sekjen GERAK BS Dwi Aroem Hadiatie dan Ratu Dian, Badan Pengawas IMI Pusat Kombes Pol Syamsul Bahri dan perwakilan GSP Indonesia Akang Ruslan. 

Ketua DPR RI ke-20 ini memaparkan, sepajang rentang 1-18 Januari 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mentotal ada 154 bencana alam yang terjadi di berbagai daerah. Antara lain berupa banjir, angin ribut, dan longsor. Menyebabkan korban jiwa sebanyak 140 orang, dan 776 orang korban luka-luka. 

"Pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta para relawan dan masyarakat harus mewaspadai penularan Covid-19 yang bisa terjadi saat proses evakuasi di berbagai lokasi pengungsian bencana. Untuk meminimalisirnya, tanggap bencana harus dilakukan secara cepat dan tepat, serta mengantisipasi sejak dini agar berbagai daerah rawan bencana lainnya bisa siap siaga sedini mungkin dalam menghadapi bencana," jelas Bamsoet. 

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga mendorong Satgas Penanganan Covid-19 untuk responsif melaksanakan swab antigen massal pada daerah-daerah terdampak bencana. Seperti di Kalimantan Selatan dan di Sulawesi Barat. 

"Bagi yang reaktif, bisa langsung dirujuk ke pusat kesehatan terdekat. Sehingga mencegah penularan Covid-19. Jangan sampai warga sudah kesulitan karena bencana, ditambah lagi kesusahan akibat Covid-19," tandas Bamsoet. 

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mengungkapkan, sampai dengan Selasa (19/1), SAR Mission Coordinator (SMC) BASARNAS Sulawesi Barat telah mengevakuasi 90 korban meninggal dunia. Sementara BNPB melaporkan hingga 18 Januari 2021 sudah ada 19.435 orang mengungsi, dan ratusan warga mengalami luka ringan hingga berat. 

"Saat kunjunganya ke Stadion Manakarra untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan tepat, Presiden Jokowi juga memastikan para korban bencana di Sulawesi Barat akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Antara lain untuk perbaikan rumah, pemerintah akan membantu untuk yang rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp10 juta," pungkas Bamsoet.

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas