Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Syarief Hasan: Covid-19 Hampir Capai 2 Juta Kasus, Pemerintah Harus Ekstra Hati-Hati

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menilai bahwa kebijakan pemerintah dalam memotong rantai penyebaran Covid-19 belum efektif

Syarief Hasan: Covid-19 Hampir Capai 2 Juta Kasus, Pemerintah Harus Ekstra Hati-Hati
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan mendesak Pemerintah ekstra hati-hati dalam mengendalikan Pandemi Covid-19 yang hampir mencapai 2 juta kasus. Pasalnya, laju penyebaran kasus Covid-19 masih terus meningkat dan hampir mencapai 2 juta kasus, tanpa menunjukkan penurunan yang signifikan.

Syarief Hasan menyebutkan, angka yang hampir mencapai 2 juta kasus menunjukkan belum efektifnya kebijakan Pemerintah dalam memotong rantai penyebaran Covid-19. “Dari hari ke hari, kita dapat melihat bahwa kasus Covid-19 masih belum menunjukkan pelandaian yang signifikan, bahkan kini hampir mencapai 2 juta kasus," ungkap Syarief.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada Sabtu, (5/6/2021), kasus positif Covid-19 telah mencapai 1,85 juta kasus dengan jumlah kematian mencapai 51.449 kasus meninggal dunia. Angka ini pun masih terus bertambah dari hari ke hari.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat pun mendorong Pemerintah mengambil langkah strategis mengatasi masalah utama yang akhir-akhir ini bermunculan. “Masalah utamanya adalah Covid-19 yang belum melandai hingga mencapai hampir 2 juta kasus sehingga pemerintah harus melakukan pengetatan protokoler kesehatan di Indonesia," tambah Syarief.

Ia juga mendorong langkah-langkah preventif dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan kasus. “Pemerintah bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sudah harus memikirkan antisipasi lonjakan kasus, terutama ketersediaan ruang isolasi, obat-obatan, hingga tenaga medis di pusat-pusat isolasi," ujarnya.

Syarief Hasan juga mendorong Pemerintah untuk membatasi masuknya WNA ke Indonesia sebagai langkah mencegah lonjakan kasus dan gelombang kedua Covid-19. “Beberapa waktu belakangan, kita melihat banyak sekali aktivitas masuknya WNA ke Indonesia. Harusnya, Pemerintah melakukan pembatasan untuk membatasi penyebaran Covid-19," tuturnya.

Politisi Senior Partai Demokrat ini juga mendorong Pemerintah untuk terus menggiatkan program vaksinasi. “Pemerintah harus membangun kepercayaan di masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Tentu, kita berharap, seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang rentan dapat segera dilakukan vaksinasi sembari tetap melakukan pengetatan protokoler kesehatan dan pencegahan Pandemi Covid-19 di Indonesia," tutup Syarief Hasan.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas