Tribun

Diskusi Empat Pilar MPR, Gus Jazil: Indonesia Butuh Sosok yang Memancarkan Nilai-nilai Pancasila

Agar Pancasila bisa hidup di tengah masyarakat dan diamalkan, maka nilai-nilai yang ada perlu dipahami.

Editor: Content Writer
Diskusi Empat Pilar MPR, Gus Jazil: Indonesia Butuh Sosok yang Memancarkan Nilai-nilai Pancasila
MPR RI
Diskusi Empat Pilar MPR dengan tema "Memperkokoh Pancasila di Tengah Kehidupan Bermasyarakat" digelar di Media Center Gedung Nusantara III Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta. 

“Nah apakah prinsip perekonomian yang berjalan sudah seperti yang demikian, sudah seperti nilai-nilai Pancasila?” ujarnya.

Ditegaskan bila prinsip-prinsip perekonomian sudah disusun secara kekeluargaan maka hal demikian sudah selaras dengan nilai-nilai Pancasila. “Bila tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, di sinilah salah satu dari contoh tidak nyambungnya antara cita-cita dan realita," paparnya. Dicontohkan lagi, banyak permusyarawatan yang praktiknya berbeda saat di lapangan.

Untuk itu Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu menegaskan perlu adanya role model yang bisa dijadikan acuan untuk menjadi contoh keteladanan “Keteladanan yang kita inginkan sampai saat ini belum berhasil kita temukan," ungkapnya.

Untuk itulah Gus Jazil ingin agar Pancasila menjadi ruh dalam segala sendi kehidupan bagi semua sehingga Pancasila bisa membumi. “Bila implementasi Pancasila belum terjadi maka masyarakat, anak-anak muda, akan semakin menjauh," ujarnya.

Teras Narang yang hadir dalam diskusi secara daring mengatakan semua warga negara harus memahami pentingnya Pancasila. “Ini pekerjaan yang tak boleh berhenti," tegasnya. Untuk memberi sosialisasi atau memahamkan nilai-nilai ini, menurut mantan Gubernur Kalimantan Tengah itu harus menyesuaikan dengan era yang ada. Unsur kebersamaan dikatakan harus selalu didengungkan.

Benny Susetyo menyebut seseorang itu mengamalkan nilai-nilai Pancasila bisa dilihat apakah dia dalam kehidupan mempunyai rasa ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, dan persatuan. Bila nilai-nilai itu ada, maka seseorang itu mampu membuat tatanan hidup sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Nilai-nilai yang demikian menurutnya ada pada sosok Wakil Presiden Mohammad Hatta. Hatta disebut merupakan sosok yang bisa dijadikan tauladan. “Elit politik memang harus memberikan contoh ketauladanan”, tegasnya.  (*)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas