Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Diskusi di Unair, Eddy Soeparno Dengar Masukan Akademisi Soal RUU Energi dan Iklim

Waketum PAN Eddy Soeparno bersama akademisi FH Unair bahas RUU PPI dan EBET, tegaskan pentingnya riset dalam kebijakan energi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Diskusi di Unair, Eddy Soeparno Dengar Masukan Akademisi Soal RUU Energi dan Iklim
Dok. MPR RI
EDDY DISKUSI EBET - Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno (tengah) bersama Kepala Pusat Penelitian Hukum dan Kebijakan Energi Terbarukan FH Unair Indira Wahyuni, Ph.D. (kanan) saat menghadiri diskusi akademik bersama Guru Besar dan civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Dalam kesempatan itu, Eddy menegaskan komitmen Fraksi PAN di DPR untuk mengawal RUU Pengelolaan Perubahan Iklim (RUU PPI) dan RUU Energi Baru Terbarukan (EBET). 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menghadiri diskusi bersama dosen dan guru besar di Pusat Penelitian Hukum dan Kebijakan Energi Terbarukan, Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair).

Dalam kesempatan itu, Eddy menjelaskan bahwa diskusi digelar untuk menyerap aspirasi dan masukan dari akademisi dalam merumuskan undang-undang yang pro lingkungan dan energi terbarukan.

"Kami turun langsung mendengarkan masukan dari Guru Besar dan Akademisi di Unair terhadap pembahasan berbagai Rancangan Undang-Undang (RUU) maupun regulasi terkait lingkungan yang saat ini sedang dibahas pemerintah," ujarnya. 

Baca juga: Lanjutkan Kolaborasi Atasi Krisis Sampah, Eddy Soeparno Temui Walikota Balikpapan

Ia menambahkan, langkah jemput bola ini dilakukan agar produk hukum yang dihasilkan berbasis pada riset dan kajian akademik yang komprehensif, sehingga bermanfaat bagi masyarakat. 

Di hadapan para Guru Besar dan akademisi di Fakultas Hukum Unair, Eddy menyampaikan bahwa dirinya bersama Fraksi PAN di DPR tengah mengawal pembahasan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim (PPI) dan RUU Energi Baru Terbarukan (EBET).

"RUU PPI merupakan insiatif dari Fraksi PAN sebagai upaya mencegah dampak krisis iklim yang saat ini berpotensi merugikan masyarakat. Karena itu masukan dari Pusat Kajian Hukum Energi terbarukan Unair ini sangat bermafaat agar RUU PPI bisa menjadi solusi hadapi krisis iklim," jelasnya. 

Baca juga: Eddy Soeparno Perjuangkan Waste to Energy untuk Palembang Selesaikan Masalah Sampah

Sementara terkait pembahasan RUU EBET, Eddy mengungkapkan bahwa dirinya menerima berbagai masukan dari dosen dan akademisi di FH Unair, terutama agar RUU tersebut mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menghadirkan keadilan energi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masukan-masukan di forum ini sangat baik dan juga memiliki landasan ilmiah yang kuat. Ini modal penting bagi saya untuk membahas RUU ini  dan semoga ada konsensus bersama untuk segera mengesahkan RUU EBET," lanjutnya. 

Kepala Pusat Penelitian Hukum dan Kebijakan Energi Terbarukan FH Unair, Indira Wahyuni, Ph.D, mengapresiasi inisiatif Eddy Soeparno yang turun langsung mendengarkan masukan dari civitas akademika.

"Kita butuh pemimpin yang mau turun langsung mendengarkan berbagai masukan dari luar pemerintahan, termasuk dalam hal ini dari kampus. Bottum up Policy ini penting agar kebijakan pemerintahan tetap tersambung dengan riset dan penelitian yang dilakukan ole civitas di universitas," tutupnya.(*)

Baca juga: Eddy Soeparno: Indonesia Siap Jadi Hub CCS-CCUS Asia lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas