Aroma Busuk di Rekening Gayus, DPR Panggil Kapolri
Anggota DPR RI asal Partai Persa
Tayang:
Penulis:
Ade Mayasanto
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Anggota DPR RI asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani mengendus aroma busuk pembukaan blokir rekening pejabat pajak Gayus Holomoan P. Tambunan. Pembukaan blokir rekening bernilai Rp 25 miliar ditengarai melibatkan pejabat tinggi di mabes Polri agar prosesnya berjalan lancar.
"Siapa pun yang membuka rekening ini, aromanya sudah tidak baik. Dan baunya busuk sekali," ucap Ahmad Yani, di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/3/2010).
Menurut Anggota Komisi III DPR RI ini, sejumlah nama pejabat tinggi Mabes Polri yang disebut mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji semestinya dinonaktifkan. "Pihak yang disebutkan harus dinonaktifkan, jangan dibiarkan berkeliaran di Bareskrim," ungkapnya.
Untuk membuka perkara tersebut, sambung Yani, pihaknya mendorong untuk memanggil Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Pemanggilan untuk mencari tahu makelar kasus yang berada di aparat penegak hukum. "Kita akan panggil Kapolri," sergahnya.
Berita Populer