Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sjahril Pulang untuk Luruskan Tudingan Soal Markus

Sjahril Djohan akhirnya kembali ke Indonesia dalam per

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sjahril Djohan akhirnya kembali ke Indonesia dalam perjalanannya dari Singapura, Selasa (13/4/2010). Sjahril kembali ke Indonesia untuk menjelaskan ke publik terkait adanya tuduhan bahwa dirinya adalah makelar kasus dan dekat dengan sejumlah jenderal, termasuk mantan Kabareskrim Komjen Pol Makbul Padmanegara.

Kedatangan Sjahril ke Indonesia didampingi kuasa hukumnya, Hotma Sitompul. Ditanya terkait dugaan keterlibatannya dalam sebagai makelar kasus menyusul tertangkapnya Gayus HP Tambunan?Sjahril menjawab,"Hal inilah yang uingin saya luruskan ke publik."

Demikian halnya yang diungkapkan Hotma Sitompul. Kedatangan kliennya ke Indonesia adalah untuk memberi penjelasan ke publik bahwa dirinya bukanlah makelar kasus seperti yang telah beredar selama ini di media massa.

"Nanti. Nanti akan kita jelaskan. Hal inilah yang akan kita jelaskan bahwa Sjahril bukanlah makelar kasus," tutur Hotma. "Termasuk bahwa dia dekat dengan sejumlah jenderal dan mantan petinggi Polri, juga akan kami jelaskan."

Sjaril mengaku selama ini dirinya bolak-balik Indonesia-Singapura untuk memeriksakan kesehatannya di Singapura. "Saya biasanya bolak-balik tiga kali seminggu," tandas Sjahril.  Di atas pesawat tersebut, selain didampingi kuasa hukumnya, juga di deretan kursi belakang terdapat tiga personel dari Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji, di depan Komisi III DPR-RI, mengungkapkan bahwa ada makelar kasus yang lebih besar dari yang sudah ditangkap Polri.

Bahkan, orang tersebut bebas berkeliaran di Mabes Polri menjadi makelar kasus-kasus besar yang ditangani penyidik. Dari kasus-kasus tersebut, ia diduga memiliki uang hingga ratusan miliar rupiah. Makelar kasus tersebut berinisial SJ. Melihat inisialnya, orang tersebut tak lain adalah Sjahril Djohan, mantan  Dubes Australia.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas