Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SETARA Institute Kecam Penahanan Susno Duadji

Penahanan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji terlalu terburu-buru dan berlebihan. Penahanan Susno justru menunjukkan reformasi Polri jalan ditempat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Penahanan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji terlalu terburu-buru dan berlebihan. Penahanan Susno justru menunjukkan reformasi Polri jalan ditempat.

Demikian disampaikan Ketua SETARA Institute Hendardi dalam rilis yang dikirim ke Tribunnews.com, Jakarta, Selasa (11/5/2010).

Ditegaskan Hendardi,langkah Penahanan Susno Djuadji justru menimbulkan pertanyaan pada publik bahwa Mabes Polri bertindak bias dalam melakukan penegakan hukum. "Padahal sejatinya semua tindakan dan upaya hukum yang dilakukan haruslah diorientasikan pada perbaikan dan reformasi di tubuh Polri," tegasnya.

Hendardi juga menilai,penahanan Susno terlalu dini dengan bukti dan keterangan saksi yang dikemukakan Polri masih prematur. "Penahanan itu terburu-buru dan berlebihan mengingat selama ini Susno Djuadji telah bertindak cukup kooperatif kepada penyidik Polri," sambungnya.

SETARA Institute berpendapat bahwa Susno bukanlah sosok yang 100 persen bersih. Namun Polri haruslah melihat, Susno Djuadji adalah whistle blower yang membuka perkara mafia hukum di Mabes Polri.

"Penahanan Susno Djuadji hanya akan menghambat pembongkaran mafia hukum di Mabes Polri. Dengan kata lain penahanan tersebut semakin memperlihatkan bahwa reformasi Polri jalan di tempat," tegas Hendardi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas