Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahmad Yani: Penjeratan Susno Bentuk Balas Dendam Polri

Penjeratan mantan Kepolda Jawa Barat Komjen Pol Susno Duadji oleh institusinya sendiri terkait kasus pemangkasan dana pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat menimbulkan reaksi dari politisi di DPR RI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Penjeratan mantan Kepolda Jawa Barat Komjen Pol Susno Duadji oleh institusinya sendiri terkait kasus pemangkasan dana pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat menimbulkan reaksi dari politisi di DPR RI.

Ahmad Yani, politisi asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menganggap penjeratan Susno Duadji terkait kasus pemangkasan dana Pilkada Jawa Barat dianggap sebagai upaya balas dendam dari Polri karena mengungkap mafia kasus di tubuh Polri.

"Sebenarnya persoalan ini tidak hanya di Jawa Barat, banyak persoalan yang tersisa. Kenapa kasus ini diangkat lagi oleh polri? Ini jelas ada upaya balas dendam dari Polri," ungkapnya

Melihat seperti itu, dengan isolasi yang begitu kuat dan mulai dilakukan penekanan sejak awal mengindikasikan ada sesuatu di tubuh Polri. "Sampai dugaan saat dia (Susno) menjabat di Polda pun terus diusik. Ini tidak bisa dibiarkan, ini tidak bisa ditorerir. Kasus ini dibongkar untuk membungkam kaksus di tubuh Polri," paparnya.

Anggota Komisi III ini takut Susno terus dicari-cari kesalahannya. "Ini akan merusak gagasan Susno untuk mereformasi Polri. Seharusnya dengan audit BPK sudah klir. Ini menunjukan  ada indikasi upaya balas dendam untuk membungkam dia (Susno)," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas