Sampel Darah Relawan Mer-C Diperiksa
Tes darah terhadap empat orang relawan Mer-C yang sempat ditahan tentara Israel telah dilakukan siang ini, Jumat (25/06/2010) di laboratorium Rumah Sakit Cipto Mangkunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Hasilnya akan keluar hasilnya pada Jumat (1/7/2010).
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tes darah terhadap empat orang relawan Mer-C yang sempat ditahan tentara Israel telah dilakukan siang ini, Jumat (25/06/2010) di laboratorium Rumah Sakit Cipto Mangkunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Hasilnya akan keluar hasilnya pada Jumat (1/7/2010).
Test yang dilakukan Abdulah Onim dan Nurul Ikhawan, yang tiba di tanah air pada Senin (21/06/2010), serta Arif Rachman dan Nur Fitri Taher, Sabtu lalu,(19/06/2010) ini untuk mengetahui untuk mengetahui kandungan arsenik dan radioaktif. Menurut Arif Rachman yang juga merupakan seorang dokter, test dilakukan untuk mengetahui positif tidaknya kandungan dua zat beracun dalam tubuh tersebut.
Hal tersebut dilakukan karena salah seorang relawan asal Libanon yang ditangkap Israel bersama empat relawan Indonesia, ditemukan tewas karena kedapatan kandungan arsenik ditubuhnya.
Salah seorang relawan Mer-C yang darahnya hari ini diperiksa, Nurfitri taher, sebelumnya mengaku tidak takut dengan hasil terburuk yang mungkin terjadi.
Sebelumnya, lima orang relawan Indonesia yang lebih dulu tiba, telah melakukan test tersebut, dan tidak ditemukan adanya relawan yang ditemukan memiliki zat berbahaya di tubuhnya.