Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Inilah Kronologi Pembacokan Aktivis ICW

Empat orang tak dikenal secara membabibuta menganiaya Ketua Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Empat orang tak dikenal secara membabibuta menganiaya Ketua Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama Satya Langkun, Kamis (8/7/2010) pagi. Kubu ICW menuding aksi ini ada kaitannya dengan kerja-kerja ICW dalam mengungkap sejumlah kasus korupsi di Indonesia.

Tama dikenal sebagai aktivis yang getol mendesak pengusutan sejumlah kasus besar terutama yang tengah hangat saat ini, rekening miliaran milik enam jenderal Polri. Tama mendapat 29 jahitan di kepalanya akibat bacokan dan hingga kini dirawat di RS Asri Duren Tiga jakarta.

Pagi itu sekitar pukul 04.00 WIB, Tama bersama seorang temannya Khadafi hendak pulang ke kantor ICW dari kawasan Kemang usai nonton bareng pertandingan sepakbola Jerman vs Spanyol. Tiba-tiba di tengah jalan tepatnya di Jalan Tanjung Barat 3 Jakarta Selatan sepeda motor yang dikendarai Tama diadang sebuah mobil Avanza dan satu sepeda motor.

Diduga para pelaku sudah menguntit Tama saat berada di Kemang menonton sepakbola.

Tama dan temannya Khadafi jatuh dari sepeda motor dan berikutnya datang dua orang lagi dengan menggunakan sepeda motor. Dua orang yang menggunakan sepeda motor inilah yang menganiaya

Helm Tama dilepas paksa pelaku lalu bertubi-tubu kepalanya dihujami sabetan benda tajam. Tama pun tersungkur bersimbah darah.

Setelah puas menganiaya pelaku kemudian pergi, namun dua pelaku yang menggunakan mobil Avanza sempat kembali untuk mengembalikan helm.

Tama lalu ditolong warga sekitar dan dibawa ke RS Asri Duren Tiga yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas