Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PKS Menilai Isu Reshuffle Tidak Baik untuk Kabinet

Sekjen PKS, Anis Matta, menilai isu reshuffle kabinet setelah dikeluarkannya rapor merah terhadap tiga menteri tidak baik untuk kabinet.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Anis Matta, menilai isu reshuffle kabinet setelah dikeluarkannya rapor merah terhadap tiga menteri tidak baik untuk kabinet. Menurut Anis, tidak ada alasan mereshuffle tiga menteri yang dinilai oleh Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) tidak mampu menjalankan seluruh program kerja.

"Tidak ada alasan untuk reshuffle, nanti baru kita lihat. Isu ini tidak baik juga untuk kabinet," kata Anis saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Selasa (13/7/2010).

Tiga menteri yang mendapat rapor merah tersebut adalah Menkumham Patrialis Akbar asal PAN, Menkominfo Tifatul Simbiring asal PKS, dan Menteri PU Djoko Kirmanto. Terhadap penilaian yang dibeberkan UKP4 tersebut, Anis enggan menanggapi lebih jauh. Menurutnya, hal itu merupakan hak prerogratif presiden. "Tapi parameternya belum jelas, itu yang belum jelas dasarnya sampai sekarang," ujarnya.

PKS menjadikan ketidakjelasan parameter tersebut menjadi sebuah pertimbangan, soalnya PKS belum melihat kalau ada program perencanaan yang tidak jalan. Menurut Anis, tidak berjalannya program bukan berarti karena ketidakmampuan menterinya, tapi bisa jadi disebabkan kurangnya koordinasi dengan kementerian lain.

"Evaluasi biar saja, tapi untuk masalah reshuffle kita tidak mau komentar, Itu urusan presiden. Menteri dari PKS juga, kita belum evaluasi, Kapan kerjanya? Belum setahun," tutur Anis.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas