Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kesaksian Torik Dinilai Aneh

Peneliti Hukum Indonesia Coruption Watch (ICW), Donald Fariz, menilai kesaksian Torikb terhadap kasus Tama, aneh dan sulit dipercaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: OMDSMY Novemy Leo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA ---  Peneliti Hukum Indonesia Coruption Watch (ICW), Donald Fariz, menilai kesaksian Torik terhadap kasus Tama, aneh dan sulit dipercaya.

Torik Dasa Maulana (25) adalah pengemudi mobil Avansa yang sempat menolong aktivis ICW, Tama S Lankun usai dianiaya sejumlah pihak tak dikenal.

Keanehan keterangan Torik, demikian Donal, Misalnya dia justru menantang kepada orang yang melakukan penganiayaan terhadap Tama untuk mencarinya, ia mengaku tidak takut.

"(Akan tetapi) Justru belakangan ini dia bilang kehidupannya terganggu akibat kasus tersebut,"  tutur Donald Fariz, usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan, Senin (19/07/2010).

Menurur Donald, Torik mencoba mempersonalisasikan permasalahannya. Selain itu, kesaksian Torik mengenai durasi penganiayaan juga sangat membingungkan.

"Dia bilang itu sudah satu setengah lagu. Dia pikir kejadiannya cepat, tapi kok dia pikir dihitung dengan lagu. Padahal kalau kita hitung, orang ditendang dan dibuka helmya itu sekitar dua menit.  Satu setengah lagu kan lama, dia bilang bisa sampai 8 sampai dengan 10 menit," jelas Donald.

Donal menilai pernyataan Torik tidak konsisten. Pasalnya, pernyataannya yang diberikan Torik bisa berbeda lagi. "Susah dipercaya," tutupnya.

Sementara itu untuk saksi, Torik Dasa Maulana (25), pengemudi Avanza yang sempat menawarkan bantuan kepada Tama, namun ditolak, sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas