JAM Was: Buat Apa Saya Klarifikasi Farid
Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM Was) Marwan Effendy tak akan mengklarifikasi Direktur Penuntutan
Tayang:
Penulis:
Y Gustaman
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung
Muda Pengawasan (JAM Was) Marwan Effendy tak akan mengklarifikasi
Direktur Penuntutan pada jajaran Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM
Pidsus) Faried Haryanto, terkait rumor ada main antara dirinya dengan
Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut. Saat itu Farid diduga 'bermain'
dalam kasus Sisminbakum untuk memuluskan bisnis Tutut, yang bersengketa
dengan pihak MNC.
"Buat apa saya mengklarifikasi. Itu sudah jelas kok. Kalau ada buktinya baru saya tindaklanjuti. Sekarang ini kan ada surat ke saya melaporkan tentang Farid dan saya akan pelajari. Saya jadi tertawa karena saya tahu persis Farid karena saya ada di sana," ujar Marwan kepada wartawan, Jumat (30/7/2010).
Menurut Marwan, yang saat itu menjadi JAM Pidsus, menugaskan Farid sebagai Ketua Tim Penyidik dalam perkara Sisminbakum. Sementara sekarang Farid tidak lagi menangani kasus tersebut.
"Buat apa saya mengklarifikasi. Itu sudah jelas kok. Kalau ada buktinya baru saya tindaklanjuti. Sekarang ini kan ada surat ke saya melaporkan tentang Farid dan saya akan pelajari. Saya jadi tertawa karena saya tahu persis Farid karena saya ada di sana," ujar Marwan kepada wartawan, Jumat (30/7/2010).
Menurut Marwan, yang saat itu menjadi JAM Pidsus, menugaskan Farid sebagai Ketua Tim Penyidik dalam perkara Sisminbakum. Sementara sekarang Farid tidak lagi menangani kasus tersebut.
"Sekarang yang berperan itu
penyidik-penyidiknya. Jadi tidak ada salahnya Farid," katanya.
Kendati demikian, sebagai JAM WAS, Marwan membuka diri kepada
siapapun dipersilakan membawa bukti-bukti entah foto, sambungan telpon
atau sebagainya yang mengindikasikan keterlibatan Farid.
"Tapi kalau hanya omdo (omong doang), ngapain saya tindaklanjuti, itu hanya fiksi," katanya.
Berita Populer
Baca tanpa iklan