Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

DPR Minta Dana Rumah Aspirasi Dinilai Berlebihan

Usulan dana rumah aspirasi yang diusulkan DPR ternyata mendapat kritik dan penolakan dari anggotanya

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Iswidodo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Usulan dana rumah aspirasi yang diusulkan DPR ternyata mendapat kritik dan penolakan dari anggotanya sendiri. Bambang Soesatyo dari partai Golkar menilai DPR berlebihan jika usulan itu dikemukakan.

"Permintaan dana Rumah Aspirasi Rp 200 juta per-anggota terlalu berlebihan. Bagi saya,  hal itu sudah sepatutnya menjadi kewajiban anggota dan masing-masing parpol terhadap konstituennya tanpa membebani negara," tandas Bambang Soesatyo kepada tribunnews.com, Selasa (3/8).

Sikap penolakan juga disampaikan oleh Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Irgan Chairul Mahfiz. Dikatakan, secara resmi partainya menolak usulan dana untuk rumah aspirasi.

"PPP tegas menolak rencana anggaran Rumah Aspirasi Rp 200 juta per tahun. Karena, anggaran Rumah Aspirasi tersebut, jelas akan membebani APBN dan pemanfaatannya tidak efektif serta tidak efisien," tandas Irgan.

"Tidak efektif,  saat rakyat masih membutuhkan perhatian dan peningkatab kesejahteraan," tambahnya.

PPP, kata Irgan, mengoptimalkan kantor atau sekertariat partai yang ada. Sehingga pertemuan komunikasi dan penyaluran aspirasi antara konsituen atau anggota masyarakat dengan anggota DPR, akan lebih terarah dan efektif. (tribunnews/yat)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas