Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ayo Tegas Kepada Malaysia!

Pemerintah Indonesia harus menjadikan kasus penangkapan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) oleh polisi Malaysia sebagai pelajaran

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Prawira
Laporan wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia harus menjadikan kasus penangkapan petugas Satuan Kerja (Satker) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh polisi Malaysia sebagai pelajaran berharga untuk fokus dan serius meningkatkan perlindungan terhadap kekayaan alam dan pengamanan yang memadai. Kuncinya adalah penguasaan kedaulatan terhadap seluruh batas negara.

"Sungguh sangat memalukan. Polisi Malaysia dengan kekuatan sangat kecil dapat berbuat kriminal menangkap pegawai Pemerintah Indonesia yang sedang bertugas di wilayahnya sendiri. Ini mencerminkan betapa kurang dipandangnya kedaulatan teritorial Indonesia," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gusti Kanjeng Ratu Hemas di Gedung DPD Kamis (19/8/2010).

Ia menyatakan, DPD sangat mempedulikan masalah perbatasan wilayah negara sehingga membentuk Panitia Khusus (Pansus) Wilayah Perbatasan Negara yang segera bekerja tahun sidang 2010-2011. Sangat dibutuhkan ketegasan menyatakan batas wilayah negara tanpa menunggu pihak lain, apalagi menunggu selesainya perundingan antara Malaysia dengan Singapura.

"Sikap sabar dan santun harus dijunjung Indonesia tanpa mengesankan Malaysia mendikte atau melanggar seenaknya. Sikap Pemerintah Indonesia harus selalu memperlihatkan bahwa kita adalah negara besar dan kuat yang cinta damai sepanjang bangsa lain memperlihatkan sikap yang sama, "tandasnya.

Akan tetapi, imbuhnya, sikap sabar dan santun Indonesia tidak diterjemahkan sebagai kelemahan melainkan usaha untuk menjadi hubungan bertetangga yang baik. Seharusnya, Pemerintah Malaysia memperlihatkan sikap yang sama dengan beritikad baik untuk menyampaikan permohonan maaf.

"Pemerintah Malaysia harus menyampaikan permohonan maaf terhadap tindakan pencurian ikan yang dilakukan warganya dan tindakan kriminal yang dilakukan aparatnya di dalam batas wilayah kedaulatan Republik Indonesia," ujar Hemas.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas