Aduh! Brigjen TNI Edi Poernomo Tewas Dijambret
Nasib kurang mujur menimpa Brigjen (pur) TNI AD Edi Purnomo menjadi korban jambret hingga meninggal.
Editor:
Iswidodo
Pensiunan Brigjen TNI Angkatan Darat tersebut dijambret dan dirampas sepeda motornya saat akan kebaktian ke Gereja Kristen Injili, sekitar 1 kilometer dari rumahnya. Edi Poernomo terakhir dinas sebagai staf ahli di Mabes TNI AD Jakarta meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Saiful Anwar.
Mantan Komandan Pusat Pendidikan Artereli Pertahanan Udara (Arhanud) Malang ini meninggal dengan luka di kepala bagian belakang, akibat terantuk aspal saat motor yang dikendarainya ditendang pelaku. Sementara Bingah Jumatin hanya mengalami luka lecet di tangan dan kaki. Namun ibu empat anak ini mengalami syok akibat peristiwa tersebut.
Dari keterangan menantu korban, Nanik Dwi SW, kedua mertuanya itu berangkat dari rumah Jl Danau Maninjau Raya G 48-26 sekitar pukul 09.45 WIB menuju Gereja Kristen Injili di Jl Selat Karimata, sekitar 1 kilometer dari rumah.
"Setiap Kamis papa antar mama ke gereja untuk acara doa puasa, karena dekat maka naik motor," ucap Nanik istri dari Hendro Purbianto, anak nomor dua korban. Karena dekat, keduanya juga tidak memakai helm pelindung kepala.
Alkitab bersampul kulit warna hitam yang sekilas terlihat seperti dompet ditaruh di jepitan tengah sepeda motor. Alkitab inilah yang menarik minat penjambret untuk mencoba merampas, karena dianggap dompet berisi uang atau benda berharga lainnya.
Pelaku yang teridentifikasi sebagai dua remaja itu diperkirakan sudah membuntuti Edi dan istrinya sejak keluar dari rumah.
"Kan seperti dompet dan itu yang menarik mereka untuk merampas. Dan tiba-tiba ada dua orang pria naik motor mepet motor papa dan berusaha mengambil Alkitab itu. Entah mengapa mereka itu menendang motor dan membuat papa dan mama terjatuh," kata Nanik ditulis surya.co.id, Jumat (20/8/2010)
Kapolsekta Kedungkandang AKP Anang Tri Hananta mengatakan meski keluarga korban tidak melaporkan secara resmi, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan. (*)
Baca tanpa iklan