Bocah Pecandu Rokok Akhirnya Bebas Adiksi Nikotin
Masih ingat dengan Ardi Suganda Bin M Rizal, bocah yang sempat menghebohkan nusantara dengan kebiasannya merokok hingga tiga bungkus sehari?
Editor:
Juang Naibaho
TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU - Masih ingat dengan Ardi Suganda Bin M Rizal (2 tahun 7 bulan), bocah yang sempat menghebohkan nusantara dengan kebiasannya merokok hingga tiga bungkus sehari? Saat ini, Ardi sudah dinyatakan bebas dari adiksi nikotin setelah melalui proses rehabilitasi yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak di Jakarta. Selanjutnya Ardi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Kamis (2/9/2010).
Bocah asal Desa Teluk Kemang, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba, ini kini telah bisa hidup sehat seperti anak-anak seusianya setelah menjalani rehabilitasi terapi selama satu bulan. Rehabilitasi ini difasilitasi oleh Pemkab Muba dan pelaksanaannya dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak bertempat di RSPA Bambu Apus Jakarta.
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, pihaknya telah melakukan rehabilitasi dan terapi selama satu bulan yang difasilitasi Pemkab Muba, Kemensos RI, Komnas PA, dan LPA Sumsel, sehingga Ardi yang berumur 2,7 tahun itu sudah terbebas dari jeratan rokok.
Sementara Bupati Muba H Pahri Azhari melalui Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Rusydi menerangkan, pihaknya sudah berupaya maksimal dalam menanggulangi bahaya rokok bagi anak-anak, antara lain dengan melakukan penanganan serius seperti terjadi pada anak seusia Ardi yang merokok.
Ardi yang mengenakan kaus kuning nampak sumringah saat disapa hadirin yang hadir di kantor Komnas Perlindungan Anak. Bocah yang kini lebih putih itu sempat mengacungkan jempol kanannya untuk mematuhi dan meninggalkan kebiasaannya merokok.
Diana, ibu kandung Ardi, mengatakan, kebiasaan merokok di lingkungan keluarga sudah mulai ditinggalkan suaminya, M Rizal, yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan, terutama bila sudah berada di rumah. Selain M Rizal, penghuni rumah lainnya yaitu Edy (56) kakek Ardi juga berangsur meninggalkan kebiasaan merokok.(*)