Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Dari Dolar Amerika Sampai Real Brasil Dipalsukan

para pelaku tersangka pencetak dan pengedar uang palsu juga didapati memalsukan lembaran mata uang asing

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Prawira
Memuat video…
Laporan wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain memalsukan 80.933 uang palsu mata uang rupiah, para pelaku tersangka pencetak dan pengedar uang palsu juga didapati memalsukan lembaran mata uang asing. Total ada 2565 lembar mata uang asing dari berbagai negara dipalsukan oleh beberapa nama dari 79 tersangka kasus uang palsu yang dibekuk itu.

"Uang peru 5.000 sebanyak 89 lembar, US $ pecahan 100 sebanyak 2.382 lembar, uang Brazil pecahan 87 lembar, uang Yugoslavia pecahan 5 miliar sebanyak satu lembar, uang Turki pecahan 100 sebanyak satu lembar, uang Iran pecahan 100 sebanyak satu lembar, uang Brazil pecahan 5000 sebanyak tiga lembar dan uang Peru pecahan 50.000 sebanyak satu lembar," kata Kanit IV uang palsu dan dokumen palsu Direktorat II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Darmawan Sutawidjaya, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/9/2010).

Selain uang-uang itu, petugas juga berhasil menyita satu lembar cek Amerika senilai US $ 1 juta dari tangan pelaku. Menilik kenyataan maraknya peredaran uang palsu di masyarakat tersebut, Polri dan BI mengimbau kepada masyarakat agar lebih peka dalam mengenal uang
yang diterimanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas