Kapolri Akui Pihaknya Lalai
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri memastikan ada kelalaian anggotanya di balik meledaknya insiden kerusuhan Buol
Penulis:
Vanroy Pakpahan
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri memastikan ada kelalaian anggotanya di balik meledaknya insiden kerusuhan Buol, Sulawesi Tengah. Jenderal bintang empat itu memastikan jika anggotanya yang lalai itu akan ditindak tegas sesuai hukum pidana dan kode etik profesi Polri yang berlaku.
"Sampai orang meninggal, itu pasti lalai. Ada tindakannya. Tapi meninggalnya kenapa ini didalami. Tidak ada yang ditutup-tutupi di kepoilisian," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Meski begitu, Kapolri memastikan jika belum ada satupun anggotanya yang menjadi tersangka terkait kasus ini. Para anggotanya yang diduga terlibat, khususnya empat orang anggota kepolisian setempat yaitu Kapolsek, Kasat Lantas dan dua orang anggota jaga Polsek masih dalam proses pemeriksaan tim investigasi di bawah pimpinan Wakapolri, Komjen Pol Jusuf Manggabarani.
Sudah ada yang diamankan sebagai provokator? "Semua dalam proses. Kita nggak mau tergesa-gesa nggak mau salah langkah. Tapi tentunya melalui proses yang jernih dengan dibantu semua pihak insyaaallah semua perkara ini bisa terang dan ke dalam (intern Polri) pasti di tindak,'
katanya.
Tim investigasi, lanjut mantan kabareskrim itu, terus mengusut apa yang sebenarnya terjadi di balik kasus ini. Tim sudah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti TNI, kalangan Muspida, dan tokoh masyarakat setempat. "Alhamdulillah di bulan puasa yang penuh barokah ini, semua dapat kita cegah supaya tidak meluas, dan kita harapkan jangan ada yang terpancing dengan provokasi apapun. Ini tolong dipahami betul oleh segenap warga masyarakat, khususnya yang ada di provinsi Sulawesi Tengah," tuturnya. (Tribunnews.com/roy)