Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PBNU Desak SBY Berani Hadapi Malaysia

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj berharap kepada Presiden SBY agar mendesak Malaysia meminta maaf kepada Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj berharap kepada  Presiden SBY agar mendesak Malaysia meminta maaf kepada Indonesia. Hal ini terkait atas pelecehan terhadap kedaulatan bangsa dengan melakukan pelanggaran perbatasan dan penangkapan kepada tiga petugas DKP (Departemen Kelautan dan Perikanan) itu. SBY diharapkan berani menghadapi Malaysia.

“Yang diinginkan PBNU dalam masalah Malaysia-Indonesia adalah, SBY bersikap tegas dan berani kepada Malaysia karena kita ada di pihak yang benar. SBY harus nyatakan bahwa kamu (Malaysia) terbukti salah dan untuk itu harus meminta maafkepada rakyat Indonesia,” tandas Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj pada wartawan saat berbuka puasa bersama dengan para ulama, duta besar negara sahabatdan pengurus PBNU di Kantor PBNU Sabtu (4/9/2010) kemarin.

"Masalah ini menyangkut harga diri dan kedaulatan bangsa Indonesia. Sebagai kepala negara SBY harus tegas menghadapi setiap negara yang coba-cobamelecehkan kedaulatan negara,” katanya lagi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas