Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setahun di DPR-RI… Dewan Masih Belajar

HARI ini, Jumat (1/10/2010) tepat satu tahun para wakil rakyat DPR RI duduk di Senayan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: OMDSMY Novemy Leo
HARI ini, Jumat (1/10/2010), tepat satu tahun para wakil rakyat DPR RI kita duduk di Senayan. Apa yang sudah mereka lakukan dan bagaimana kinerja mereka selama setahun (2008-2009) di gedung bundar itu??

Salah satu anggota DPR RI asal NTT, Melchias Markus Mekeng Bapa, yang juga menjabat sebagai ketua badan Angaran (Banggar) DPR RI, Kamis (30/9/2010) sore mengatakan, waktu setahun tidak bisa dipakai untuk mengukur kinerja DPR.

Mengapa??

Karena, kata Mekeng, saat ini banyak orang baru yang duduk di DPR, baik di komisi maupun di Banggar. Karena itu mereka masih membutuhkan penyesuaian dalam tugasnya yang baru.

Mekeng menggambarkan tahun pertama sebagai tahun pembelajaran dan penyesuaian, bagaimana setiap anggota DPR terutama yang baru harus mempelajari dan memahami  mekanisme dan hal-hal teknis juga subtansis lainnya di DPR.

“Tahun pertama jangan berharap optimal untuk kinerja anggota DPR. Tahun kedua sudah harus full speed, sehingga tidak ada alasan lagi untuk mengatakan tidak paham akan tugas, tanggungjawab dan wewenangnya,” pesan Mekeng yang juga baru satu bulan duduk di Banggar.

Karena bagaiamanapun, kata Mekeng, setiap anggota DPR punya latar belakang pendidikan, dan pengetahuan yang berbeda, sehinga ketika ditempatkan di sebuah komisi, dia harus paham akan tugas dan kewenanngannya sehingga membutuhkan penyesuaian dan pembelajaran.

“Menjadi susah jika kita membahas sesuatu terkait UU atau anggaran lalu orang yang diajak bicara itu belum paham akan pembahasan itu. Karena itu setiap angota DPR butuh waktu untuk menyesuaikan diri selama setahun. Hanya saja, proses pembelajaran itu jangan terlalu lama,” pesan Mekeng.

Disinggung mengenai belum optimalnya kinerja DPR pada tahun pertama tapi sudah begitu banyak  tuntutan DPR yang menjadi sorotan masyarakat. Seperti membangun gedung baru dan penambahkan sarara prasanara fasilitas DPR dan sebagainya, Mekeng mengatakan, hal itu masih sebatas normal.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, saat ini DPR kekurangan ruangan untuk pertemuan dengan  tamu-tamu. “Memang semua itu merupakan kebutuhan, sudah mendesak. Contoh saja, untuk kita bisa bertemu dan bicara seperti ini saja susah cari ruangnya,” kata Mekeng.

Beberapa waktu terakhir ini DPR disoroti mengenai dana Rp 3 M, termasuk dana aspirasi dan sebagainya. Sorotan masyarakat itu dinilai sesuatu yang positif, namun Mekeng berharap masyarakat dan media bisa adil dan profesional dalam pemberitaan.

Karena dana Rp 3 T itu masih tergolong kecil - namun memang menjadi kebutuhan 560 angggota DPR – dibandingkan dana untuk pemerintah sebesar Rp 300 T dan dana-dana lain untuk lembaga lainnya. “Kenapa hanya menyoroti DPR, soroti juga dana untu lembaga lainnya,” saran Mekeng.

Meski demikian, Mekeng mengatakan, tentunya ke depan setiap anggota DPR akan berusaha berusaha meningkatkan kualitas sumber daya dirinya sehingga mereka bisa bermaanfaat ketika duduk selama lima tahun di Senayan.

Pada dasarnya, setiap anggota DPR RI tidak mau mengecewakan konstituen, daerah dan bangsa Indonesia yang telah mempercayakan dirinya sebagai wakil rakyat.

Selamat ulang tahun pertama... DPR RI...!!

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas