SBY Panik
DUA keputusan kenegaraan mutakhir SBY terkait penetapan calon Kapolri dan pembatalan kunjungan ke Belanda diambil secara mendadak
Editor:
Prawira
News Analisis, Hendardi Ketua BP SETARA Instuitut
TRIBUNNEWS.COM - DUA keputusan kenegaraan mutakhir SBY terkait penetapan calon Kapolri dan pembatalan kunjungan ke Belanda diambil secara mendadak, tanpa perhitungan matang, emosional, dan menunjukkan kesan panik dari Presiden RI.
Menurut saya, SBY mengabaikan masukan dari Kapolri, Kompolnas RI dalam soal calon Kapolri. Demikian juga, SBY mengabaikan masukan dari Kemenlu RI dan intelijen terkait pembatalan kunjungannya ke Belanda.
Sebaliknya, SBY tampaknya lebih senang mendengar suara para pembisik yang ada di sekelilingnya. Ini preseden buruk dan merusak tata kerja kelembagaan negara. Mesti segera dilakukan evaluasi menyeluruh.