Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasukan Huru-hara Diterjunkan di Depan Istana

Paska bentrokan yang di depan Istana Negara, kawasan Monas ditutup. Polisi memblokir akses menuju Istana. Polda Metro juga menambah pasukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan wartawan Tribunnews.com, Wily Widianto dan Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Paska bentrokan yang terjadi antara  di depan Istana Negara, kawasan Monas ditutup.  Polisi memblokir akses menuju Istana. Polda Metro Jaya juga menambah pasukan.

Dari pengamatan Tribunnews.com di lapangan, sekitar puluhan polisi huru-hara dengan tameng dan helm diturunkan untuk mengamankan aksi.

Saat berita ini diturunkan, suasana sudah mulai kondusif. Mahasiswa maupun tetap bertahan di sekitar kawasan depan Kantor Menko Kesra dan RRI yang letaknya tak jauh dari Istana. Sebagian mahasiswa kembali menyatukan barisan untuk kembali beraksi.  

Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB bermula dari aksi barisan mahasiswa yang lompat-lompat sambil menggoyang dan berusaha menarik pagar kawat berduri. Polisi pun bergerak dengan menghalangi aksi mahasiswa dengan menyemprot air dari mobil water cannon.

Massa bertambah beringas dengan melempari barisan polisi dan memukul-mukul dengan bambu bedera. Alhasil polisi yang terpojok menembakkan gas air mata.

Desingan tembakan peringatan pun beberapa kali diletupkan polisi ke udara. Polisi berpakaian preman tampak menangkapi sejumlah orang anggota massa aksi. namun belum diketahui pasti berapa orang yang ditangkapi.
Dari pengamatan Tribunnews.com, beberapa aktifis ditangkap polisi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas