Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sumiati Masih Dibawah Umur Saat Dikirim ke Arab

Fakta baru seputar TKW Indonesia yang disiksa di Arab Saudi yaitu Sumiati berhasil dikuak Polri. Sumiati ternyata telah dikirim oleh Perusahaan Jasa

Editor: Johnson Simanjuntak
Laporan wartawan Tribunnews.com Vanroy Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fakta baru seputar TKW Indonesia yang disiksa di Arab Saudi yaitu Sumiati berhasil dikuak Polri. Sumiati ternyata telah dikirim oleh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang menampungnya, untuk bekerja di Arab saat usianya masih dibawah umur.

Polri pun menemukan adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan PJTKI yang mengirim Sumiati itu. Pasalnya, umur Sumiati kala dikirim bekerja ke Arab Saudi belum mencukupi batas umur seseorang boleh bekerja sebagai TKI.

"Kita mendapat info dari Satuan Reserse Kriminal Dompu, ada dugaan, korban Sumiati ini di bawah umur pada saat dikirim ke sana," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Agung Sabar Santoso, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/11/2010).

Dikatakan Agung, berdasarkan data temuan yang diperoleh oleh penyidik, Sumiati ternyata lahir pada 12 Agustus 1992. Data itu didapat dari ijazah Sekolah Menengah Pertama kejar paket B milik Sumiati. Untuk menelusuri indikasi pelanggaran itu, Polri pun telah mengirimkan timnya ke Arab Saudi untuk melakukan investigasi dan memintai keterangan Sumiati.

"Polisi telah melakukan pemeriksaan ke sejumlah pihak, termasuk Sumiati sendiri. Tim baru saja balik dari sana tapi hasilnya belum kita terima," jelasnya.

Polri pun akan menelusuri kebenaran indikasi pelanggaran itu ke pihak PJTKI pengirim Sumiati. Jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan, Polri memastikan tak akan segan-segan memberikan tindakan.

"Siapa yang rekrut. Kita periksa, kita runut. Jika terbukti mengirim Sumiati pada saat berumur kurang dari 18 tahun, pasti kita tindak tapi jangan terlalu buru-buru. Nanti mereka pada lari," ucapnya. "Yang jelas ini kita dalami. Kalau (ada) nggak beres dicabut saja (izinnya)," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas